Noken dan Gantungan Kunci Diminati Pengunjung

Berbagai kerajinan tangan yang dipamerkan di stand Tadah dalam pameran UMKM yang digelar sejak Selasa (5/10) kemarin. (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah telah digelar di sepanjang jalan Brawijaya, depan  Kantor Bupati Merauke sampai  depan SMP YPK Merauke. Berbagai  produk hasil kerajinan tangan bermotif Papua ditampilkan oleh lebih dari 100 stand yang ada. Meski begitu,  pengunjung terutama dari luar Merauke ternyata punya  ketertarikan  sendiri-sendiri.   

   Dafrosa, salah satu stand UMKM yang menampilkan berbagai hasil kerajinan tangan mengaku  bahwa yang banyak diminati  oleh pengunjung adalah Noken yang bahannya dari kulit kayu Genemo atau melinjo. “Yang  mereka cari itu Noken yang bahannya dari kulit kayu seperti gnemo.  Kalau bahannya dari benang biasanya, mereka kurang tertarik,’’ kata Dafrosa.

  Sejak pameran tersebut dibuka pada Selasa (5/10) malam oleh Bupati Merauke  Drs Romanus Mbaraka, MT sampai  Rabu kemarin, jumlah Noken berbahan   kulit kayu yang terjual tersebut sebanyak  5 buah.  “Saudara-dsaudara kita yang ada di Boven Digoel yang buat kemudian  kita jual di sini (Merauke),” jelasnya. Soal harga, Dafrosa mengaku bervariasi tergantung  besar kecilnya. Ukuran kecil mulai dari harga Rp 150.000  sampai Rp 500.000,”  terangnya.

   Selain Noken berbahan  kulit kayu,  yang diminati pengunjung juga   adalah gantungan kunci  bermotif Papua.  Disini juga dijual mahkota ikat kepala yang berbahan dari bulu dengan harga  yang bervariasi sampai Rp 1 juta perbuah. Hal yang sama di sampaikan Paskalina Mahuze dari kelompok UMKM Tadah. Paskalina mengaku bahwa rata-rata pengunjung  membeli  Noken yang ada tulisan  Papua Meraukenya. “Yang diminati  adalah Noken yang ada tulisan Papua Meraukenya,” jelasnya.

   Selain menjual Noken, di Stand Kelompok UMKM Tadah tersebut juga menjual berbagai hasil kerajinan tangan lainnya  seperti piring lidi, piring hias, bunga dan hiasan-hiasan dinding. “Kita dari kelompok Tadah berteri kasih banyak. Karena dengan  adanya PON ini  kita bisa buat kerajinan lebih banyak dan bagus dan bisa tampikan di tempat  ini,” tambahnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *