Stand Mama Papua yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan PON XX, Tahun 2021, di depan Stadion Lukas Enembe, Rabu, (6/10). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Jayapura mengakui telah memfasilitasi sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk terlibat dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Klaster Sub PB PON Kabupaten Jayapura. Namun,  ternyata masih banyak UMKM yang tidak menempati fasiliatas yang sudah disediakan oleh pemerintah.

“Ada yang sama sekali belum menempati fasilitas yang kami sudah siapkan,  kami tidak tahu alasannya apa,”ujar salah satu anggota bidang ekonomi, Sub PB PON Kabupaten Jayapura, Dodi Samyana, kepada media ini, Rabu (6/10), kemarin.

Dia menjelaskan, UMKM yang sudah terlibat langsung dalam penyelenggaraan PON sebanyak 265. Dimana sebagian besarnya merupakan pelaku UMKM asli Papua dan juga ada gabungan dari UMKM Nusantara.  Seluruh UMKM yang terlibat ini menempati beberapa venue pertandingan yang ada di Kabupaten Jayapura.  Mereka akan berjualan di sejumlah venue itu selama penyelenggaraan PON ini.

“Sebanyak 265 UMKM yang saat ini terlibat langsung dalam kegiatan PON itu yang kami fasilitasi,” katanya.

Dia mengatakan, antusiasme masyarakat khususnya pelaku UMKM dalam mengikuti kegiatan PON ini sangat tinggi.  Hal ini bisa dilihat dari para pelaku UMKM yang terlibat dalam PON, meskipun tidak didata oleh pemerintah.

“Ada yang tidak kami data secara resmi, tapi mereka juga turut terlibat dalam kegiatan PON ini, ” bebernya.

Sementara itu dari pantauan pihaknya, ada sejumlah venue yang saat ini sudah tidak lagi menyelenggarakan pertandingan karena jadwal pertandingannya sudah selesai.  Sehingga pelaku UMKM yang ditempatkan di venue tersebut tidak lagi melakukan aktivitas jual-beli souvenir atau produk lainnya di venue tersebut.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *