Antar Penumpang, Tukang Ojek Ditembak

Jusalim (48) tukang ojek yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal saat mendapat perawatan medis di Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak, Senin (4/10). (Humas Polda Papua for Cepos)

JAYAPURA-Seorang tukang ojek bernama Jusalim (48) ditembak orang tak dikenal di Jembatan Permanen Kali Ilame, Kampung Wako, Kabupaten Puncak, Senin (4/10) lalu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, korban saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Ilaga dan kondisinya dalam keadaan sadar.

“Korban direncanakan akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Mimika, Selasa (5/10)  untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut terkait luka yang dialami korban,” jelas Kamal, Selasa (5/10).

Lanjut Kamal, pasca kejadian anggota masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

Adapun penembakan tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIT, setelah korban mengantarkan penumpang ke daerah Distrik Gome. Dalam perjalanan pulang ke arah  Ilaga, tepatnya dekat jembatan permanen di Kali Ilame Kampung Wako, korban dihentikan oleh dua orang pelaku.

Pelaku menurut Kamal kemudian meminta korban untuk mengantarkan salah satu dari mereka kembali ke arah Gome untuk mengambil barang di rumahnya.

“Korban kemudian mengantar salah satu pelaku ke tempat awal korban mengangkut teman pelaku. Dimana pelaku lainnya telah menunggu di dekat Jembatan Permanen Gome. Saat korban menurunkan pelaku yang diantarnya, teman pelaku yang berada di dekat jembatan langsung mendekat dari belakang korban  dan mengarahkan pistol ke muka lalu menembak korban,” jelas Kamal.

Saat pelaku mengarahkan pistol, korban menurut Kamal sempat menolehkan kepalanya ke arah kiri sehingga tembakan tersebut mengenai pipi kanannya. Setelah itu, korban langsung memacu sepeda motornya ke arah Pos Raider Yonif 521 untuk meminta bantuan dan pertolongan.

“Korban langsung dibawa ke Puskesmas Ilaga untuk mendapatkan pertolongan dan penanganan medis. Kondisi korban dalam keadaan sadar,” terang Kamal.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu helm warna hijau dengan nomor 085 dan 1 unit sepeda motor berwarna merah-hitam milik korban. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *