Softball Papua Barat Bangkit, Jawa Tengah Jadi Korban

Salah satu atlet Softball Putri Papua Barat saat berusaha menjangkau base saat berhadapan dengan Softball Jawa Tengah di Stadion Manuhua Auri Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10). (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Tim Softball Putri Papua Barat sukses mengalahkan Softball Putri Jawa Tengah dengan dengan skor 7-5 pada lanjutan babak penyisihan cabang olahraga Softball Putri PON XX 2021 Papua yang digelar di Stadion Manuhua Auri Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10).

Papua Barat yang gagal mengatasi saudaranya Papua di laga perdana tampil maksimal dalam pertandingan ini. Papua Barat mulai memimpin sejak inning 1A dengan sekor 2-0. Sebaliknya, Jawa Tengah gagal meraup poin pada inning 1B.

Pada inning 2A, Papua Barat kembali menambah 1 poin untuk mengubah skor menjadi 3-0. Namun Jawa Tengah berhasil comeback pada inning 3B dengan mengumpulkan 4 poin sekaligus dan berbalik memimpin dengan skor 4-3.

Kemudian pada inning 3 dan 4, kedua tim saling adu strategi dan sama-sama gagal menambah poin. Kemudian pada inning 5A, tuan rumah menambah 1 poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Kemudian pada inning 6B, Jawa Tengah menambah 1 poin dan kembali mengungguli Papua Barat dengan skor 5-4. Namun Papua Barat yang tak ingin menelan kekalahan untuk kedua kalinya tampil lebih percaya diri pada inning terakhir.

Alhasil, Papua Barat mampu menambah 3 poin pada inning 7A untuk membalikan skor menjadi 7-5. Jawa Tengah juga tak mau kalah, pada inning 7B, Jawa Tengah berusaha untuk mengejar, namun sayang skor 7-5 tetap bertahan hingga bubaran.

Pelatih Softball Putri Papua Barat, Tekuh Saiful Amri mengaku bahwa kedua tim bermain sama kuat. Ia juga mengaku seluruh instruksi bisa dijalankan dengan baik oleh atletnya.

“Permainan tadi tim kita luar biasa, biarpun sedikit dicurangi oleh umpire tapi atlet kita tetap memiliki juang tinggi dan game ini bagus kedua tim main bagus,” ungkap Amri kepada Cenderawasih Pos usai pertadingan.

Ia juga menyebutkan, bahwa kemenangan ini membuka persaingan pada babak page system atau babak semifinal.

 

Sementara itu, pelatih kepala Jawa Tengah, Gustiana Mega Anggita mengaku atletnya sudah mampu mengimbangi permainan dari anak-anak Papua Barat, hanya saja mereka kurang beruntung dalam pertandingan ini.

“Kami sudah berusaha maksimal, dan target kita sebenarnya ingin mengambil game ini, cuman belum beruntung tapi secara skill anak-anak mampu mengimbangi permainan dari Papua Barat,” ucap Anggita.

Tapi ia optimis, mereka bisa meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya saat menghadapi Kalimantan Tengah, Rabu (5/10).

“Kami memang masih kurang jam terbang, dan cuaca juga cukup mempengaruhi penampilan anak-anak. Tapi kami sudah mulai beradaptasi dengan cuaca dan kami optimis bisa mengambil kemenangan pada pertandingan berikutnya,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *