Jangan Sampai PON Jadi Klaster Penyebaraan Covid-19

Gubernur Lukas Enembe (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua, akui prokes ketat tetap dilakukan pada pelaksanaan PON XX Papua. Hal ini dilakukan agar pasca PON XX tidak menciptakan klaster baru penyebaran Covid-19.

Gubernur Papua melalui Juru Bicaranya, Muhammad Rifai Darus menjelaskan guna mencegah penyebaran Covod-19 pada event PON XX di Papua, Gubernur Papua telah menyampaikan bahwa protokol kesehatan harus menjadi hal yang utama.

“Penggunaan prokes harus ketat dan tepat dalam pelaksanaan PON disetiap venue-venue yang ada, dimana para atlet, official dan panitia harus melakukan pemeriksaan baik rapid antigen maupun PCR, selain itu juga semuanya wajib sudah divaksin,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (4/10) kemarin.

Diakuinya, pemeriksaan kesehatan tidak sampai disitu, prokes juga tetap dilakukan seperti menggunakan masker, pembatasan penonton dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan.

“Dengan ini, Gubernur harapkan agar setelah PON XX nanti tidak tercipta klaster baru penyebaran Covid-19, intinya Gubernur selalu memperhatikan semua upaya pencegahan Covid-19 selama pelaksanaan PON XX di Papua,” terangnya. (ana/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *