Program Strong Poin Tekan Kejahatan Jalanan

Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Mattinetta, S.Sos, MM saat meminta keterangan dari korban jambret di ruang SPKT Polres Jayawijaya awal bulan lalu yang menjadi laporan terakhir dari kejahatan jalanan. (Denny/ Cepos)

WAMENA-Polres Jayawijaya memastikan Program Strong Point yang dilakukan selama ini masih terus berlangsung hingga saat ini, dan hasilnya dalam 3 minggu ini tak ada lagi aksi kejahatan jalanan yang terjadi di Kota Wamena dan sekitarnya. Hal ini dibuktikan dari dalam kurun waktu hampir sebulan ini tidak ada laporan  terkait kejahatan jalanan.

   Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh. Safei, A.B, SE memastikan jika sampai saat ini tidak ada lagi laporan untuk kasus, pencurian dengan kekerasan, jambret, begal yang sering didengarkan oleh masyarakat. Sebab sampai saat ini, pihaknya masih terus mempertahankan Program Strong Point di sejumlah titik yang ada dalam Kota Wamena.

   “Dalam beberapa minggu ini tidak ada laporan jambret, begal atau curas lagi,  karena aksi-aksi ini diredam dengan cara kami melakukan strong point yakni menempatkan anggota di beberapa titik dalam Kota Wamena dan hasilnya bisa dilihat saat ini,” ungkapnya Sabtu (2/9) kemarin.

   Ia mencontohkan untuk laporan jambret terakhir yang dilaporkan di SPKT Polres Jayawijaya 8 September lalu, namun 2 pelaku juga sudah tertangkap dan sementara ini sedang dalam proses hukum, sejak itu sampai saat ini tak ada lagi laporan yang diterima Polres Jayawijaya terkait kejahatan jalanan.

  “Terakhir itu yang kita tangkap di Jalan Safridarwin awal bulan lalu dan itupun dari hasil Strong Point yang dilakukan sehingga dua pelaku tersudut dan bisa langsung dilakukan penangkapan,” jelasnya.

  Safei  mengaku untuk tindak lanjut dari program ini, pihaknya akan melakukan evaluasi lagi apakah akan terus dilakukan atau diakhiri, namun ini berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Kalau dengan cara ini bisa menekan para pelaku kejahatan jalanan, maka tentunya akan berdampak kepada masyarakat yang merasa aman untuk melakukan aktifitasnya.

   “Kita buat program itu berdasarkan kebutuhan masyarakat, kalau penempatan personel kepolisian di beberapa titik ini bisa membuat masyarakat aman, maka kita akan tingkatkan lagi disamping patroli dan razia,” katanya.

   Kapolres Jayawijaya juga menambahkan pihaknya tidak bisa memprediksi kapan kejahatan itu muncul, namun paling tidak bisa dicegah dengan strong point yang dilakukan di beberapa titik  dan itu sudah terbukti masih mampu untuk mengendalikan keamanan di Kota Wamena selama ini. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *