Yayasan Dokter Peduli dan WVI Lakukan Pengobatan Gratis

Pelaksanaan pengobatan gratis di Gedung serbaguna GKI Betlehem Wamena, Kamis (30/9). (Denny/cepos)

WAMENA-Yayasan Dokter peduli bersama dengan Wahana Visi Indonesia berkolaborasi melakukan pengobatan gratis kepada masyarakat di beberapa tempat dalam dan luar kota Wamena selama seminggu, pengobatan ini merupakan program nasional yang tertunda setahun dan baru tahun ini dilakukan.

   Koordinator Dokter Terbang (flying doctor) dari program Dokter Shere Dr. Defrila. Menyatakan dalam pandemi Covid -19  memang program pengobatan gratis ini dilakukan dari tahun lalu, namun baru bisa dilakukan di tahun ini. Dimana ada 10 orang tenaga medis dari yayasan dokter peduli, rumah sakit apung, kerjasama dengan WVI yang melakukan pengobatan Gratis di Wamena.

  “Sebenarnya kerjasama ini sudah tertunda satu tahun, harusnya 2020, cuma karena terkendala Covid-19 jadi baru kita realisasikan sekarang. kegiatan dari tanggal 28 September sampai 3 Oktober, salah satunya di Wamena Kota, Huby Kossy, Welesi dan Ilekma.” ungkapnya Kamis (30/9) kemarin.

  Ia menyatakan usai melakukan pengobatan gratis di Wamena Kota, pihaknya akan pindah ke Welesi satu hari lalu lanjut dua hari di Elekma. kegiatannya hanya pengobatan gratis saja sama bedah minor (pembedahan yang tak banyak dibutuhkan bius). jadi kalau ada benjolan-benjolan seperti itu bisa  ditangani.

  “Di hari ke dua ada 121 pasien, 4 pasien bedah minor dengan kasusnya itu lebih dari empat. jadi satu badan itu bisa ada empat dan dua kasus.kalau yang sekarang baru berjalan itu sekitar 50 pasien. belum update yang hari ini.” jelasnya.

   Secara terpisah Area Program Manager WVI wilayah Pegunungan tengah Joko Prasetyo mengakui jika bersama tim  dokter peduli melakukan kerjasama dengan untuk pengobatan dan pemeriksaan gratis, mengingat ada informasi dari staf dan masyarakat atau tokoh agama bahwa sekarang ini karena masa pandemi, masyarakat itu kebanyakan mereka takut ke puskesmas atau layanan kesehatan lainnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *