Pengibaran bendera kontingen PON yang berlangsung di depan stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Kamis (30/9). (Robert Mboik/Cepos)

SENTANI-Ketua Harian PB PON XX Papua, Yunus Wonda mengatakan persiapan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021, di stadion Lukas Enembe, Sabtu (2/10) besok, sudah mencapai 95 persen.
“Persiapan kita semua sudah 95 persen. Jadi tinggal pelaksanaannya saja hari Sabtu,” ungkap Yunus Wonda usai memimpin upacara pengibaran bendera kontingen PON di stadion Lukas Enembe, Rabu (30/9).
Yunus Wonda menyebutkan segala aspek persiapan sudah berjalan dengan baik. Termasuk pertandingan cabang olahraga di empat kluster yang telah bergulir sebelum pembukaan PON XX Papua.
“Saat ini tidak ada kendala karena kita telah berupaya pembukaan PON berjalan baik. Kami berharap semuanya berjalan dengan baik di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke,” tuturnya.
Dikatakan, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo  juga telah meninjau langsung lokasi untuk memastikan keamanan dan kelancaran saat upacara pembukaan PON Papua yang bakal dihadiri Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo.
Yunus Wonda juga menyampaikan bahwa gelar aopel pasukan yang melibatkan aparat TNI-Polri telah dilakukan. Selain masalah keamanan, PB PON Papua juga menerapkan prosedur tetap dan mengikuti protokol kesehatan mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19.
Pemerintah telah menetapkan maksimal hanya 25 persen dari total kapasitas stadion yang mencapai 40.000 orang yang hadir dalam pembukaan PON Papua.
Jumlah tersebut sudah termasuk atlet, ofisial, dan tenaga pendukung lainnya.
Yunus Wonda menambahkan, pihaknya juga menyiapkan gerai vaksin di sejumlah titik di area stadion Lukas Enembe dan dibeberapa titik lainnya.
Sementara itu, Direktorat Lalulintas Polda Papua  menggelar simulasi rekayasa arus lalulintas menjelang pembukaan PON XX.
Simulasi rekayasa jalan tersebut dilakukan di wilayah Sentani khususnya di jalan menuju stadion Lukas Enembe, Kamis (30/9).
Direktur Lalulintas Polda Papua, Kombes Pol. M. Nasihin menyampaikan, rekayasa jalan mulai dari kedatangan tamu, keberangkatan dari tempat penginapan menuju ke stadion Lukas Enembe termasuk di mana tamunya turun.
“Ada kategori tamu VVIP, VIP dan penonton. Nantinya bakal ada pemeriksaan ID ketika mereka mau masuk ke dalam stadion,” ungkap M. Nasihin saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (30/9).
Dalam simulasi tersebut, anggota termasuk menentukan tempat parkir bagi para menteri, delegasi, perwakilan atlet yang ikut devile, pengisi acara, seksi hiburan termasuk penonton itu sendiri.
Disampaikan, anggota Lantas telah memiliki data terkait titik rawan kemacetan. Titik rawan yang pertama ada di depan stadion Lukas Enembe.
“Di depan Sule (Stadion Lukas Enembe), kami antisipasi dengan beberapa cara bertindak. Prinsipnya tidak akan menutup arus lalin di daerah tersebut. Kita hanya mengalihkan dengan cara buka tutup sesuai dengan kepadatan arus lalulintas yang terjadi pada 2 Oktober mendatang,” terangnya.
Lanjut Dirlantas, untuk menghindari kemacetan di jalan utama depan Sule, pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif. Dimana nantinya yang dari arah Kota Jayapura menuju Sentani, pengguna jalan bisa melewati jalur Telaga Ria dan keluar di Dapur Papua. Begitu juga sebaliknya dari arah Sentani menuju Kota Jayapura dialihkan dari  Dapur Papua, Khalkote tembus Telaga Ria. “Jalan utama bisa digunakan jika tidak terjadi kepadatan arus lalulintas nantinya,” tuturnya.
Kombes Nasihin juga menjelaskan, mengantisipasi orang-orang yang dengan sengaja mengelabui petugas di jalan raya sudah diantisipai oleh anggota di lapangan. Mereka yang melintas depan Sule harus menggunakan gelang PON jika nanti terjadi kemacetan.
“Mereka yang masuk ke stadion nantinya bakal diberikan gelang PON. Ini juga bakal mempermudah anggota di lapangan saat terjadi kepadatan kendaraan,” jelasnya.
Dalam pergelaran pembukaan PON nantinya, sebanyak 133 personel Satlantas dilibatkan untuk pengawalan pergerakan tamu dari tempat penginapan menuju stadion Lukas Enembe.
“Terdapat sebanyak 279 titik rawan kemacetan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, titik rawan pertama depan Sule, menyusul Kotaraja hingga Abepura dan Waena. Di jalur ini padat akan pemukiman hingga mudah terjadi kemacetan, kami akan menempatkan anggota kami di titik rawan tersebut” tandasnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan saat pembukaan PON nanti, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraannya di jalan raya jika tidak punya kepentingan.
“Kalau tak punya kepentingan mendingan di rumah saja dan saksikan pembukaan PON dari rumah, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan raya,” pungkasnya.
Sementara itu, selain membuka perhelatan PON XX Papua tahun 2021, Presiden Jokowi rencananya akan melakukan beberapa kegiatan.
Kepala Dinas Kadis Kominfo Provinsi Papua, Jeri A. Yudianto mengatakan, sebelum pembukaan PON XX, Presiden akan melakukan beberapa agenda di antaranya memberikan arahan kepada gubernur, Forkopimda Provinsi Papua, bupati dan wali kota serta Forkopimda kabupaten dan kota. Pengarahan ini ada yang daring dan luring.
“Kami juga telah melakukan persiapan terkait dengan arahan yang akan disampaikan oleh RI 1 kepada semua kepala daerah serta Forkopimda di Provinsi Papua dan gubernur. Pastinya secara daring kami sudah siapkan koneksi jaringan untuk 29 kabupaten dan kota,” ungkap Jeri Yudianto, Kamis (30/9).
Untuk kegiatan secara luring, Jeri menyebutkan sudah ada beberapa bupati serta wali kota yang sudah hadir di Jayapura dan siap mengikuti acara tersebut.
Lanjut Jery, terkait dengan isi dari agenda RI 1, pihaknya belum mengetahui isi pengarahannya. Namun pihaknya sudah menyiapkan agenda arahan Presiden yang akan dilakukan di Sasana Krida kantor Gubernur Papua.
“Selain itu, Presiden juga akan mengunjungi Groundbreaking Papua Youth Creative Hub. Setelah itu barulah Presiden melakukan peninjauan Istora Papua Bangkit sekaligus membuka PON XX Papua,” sambungnya.
Ditambahkan, untuk tamu-tamu VVIP dan VIP seperti menteri dan pejabat lainnya, belum diketaui siapa saja yang hadir langsung atau diwakili.
“Namun seperti yang kami ketahui saat ini menteri yang sudah ada di Jayapura yakni Menko PMK sudah ada di Jayapura, Panglima TNI, Kapolri dan Menkopolhukam. Kedepannya ada beberapa menteri lagi yang pastinya akan hadir,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Presiden akan kembali ke Jakarta sehari setalah pembukaan PON XX. (roy/fia/ana/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *