Kemeriahan Kirab Api PON Dimanfaatkan Pelaku Curanmor 

Pelaksanaan panggung Hiburan Kirap Api PON XX di halaman belakang Gedung Wenehule Hubi Kantor Otonom Pemda Jayawijaya. (Denny/ Cepos)

WAMENA-Di tengah meriahnya pesta budaya Kirab Api PON XX di Wamena, Jayawijaya, Rabu (29/9) malam, ternyata dimanfaatkan pelaku Curanmor untuk menggasak motor milik warga. Ada beberapa warga yang menjadi korban pencurian lantaran kendaraan mereka yang terparkir di tempat yang disediakan panitia atau Event Orginazer dicuri lantaran minimnya pengamanan yang dipersiapkan panitia.

   Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh. Safei. A.B, SE ketika dikonfirmasi memastikan jika dari informasi yang berkembang dilapangan memang ada beberapa aksi pencurian kendaraan bermotor, apalagi pada saat itu ramai dengan penonton dan sudah malam hari. Ironisnya dari aksi pencurian itu baru 1 orang korban yang membuat laporan polisi.

  “Benar informasinya ada beberapa kendaraan dicuri semalam dari acara panggung hiburan Kirap Api PON XX di Jayawijaya semalam, namun baru satu orang yang membuat laporan polisi terkait aksi pencurian ini,” ungkapnya saat ditemui di halaman Gereja GPDI Elshaday Wamena, Kamis (30/9).

  Kata Kapolres, aksi pencurian ini tak bisa dihindari, sebab  warga yang menonton panggung hiburan ini cukup padat, dan tempat parkir tidak ada yang disiapkan khusus dengan pengamanan, sehingga dari depan tugu salib sampai ke kantor Pengadilan agama itu digunakan untuk parkir bebas sehingga kalau ada pencurian sangat dimungkinkan.

  “Ada satu laporan pencurian, itupun karena korban melupakan kuncinya dimotor saat hendak masuk untuk menonton panggung hiburan, memang tadi pagi belum ada laporan tetapi memasuki siang ini ada satu laporan yang masuk.”katanya.

  Ia juga mengimbau kepada warga yang merasa kendaraannya dicuri untuk melaporkan kepada kepolisian, sebab ini sangat membantu apabila kendaraan tersebut ditemukan dalam razia, karena anggota akan melakukan pengecekan kepada kendaraan yang dicurigai hasil pencurian untuk menemukan pemiliknya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *