Dilaunching Bupati, PSBS Boyong 25 Pemain ke Palangkaraya

Ketua Umum PSBS Biak yang juga adalah Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd foto bertsama 25 pemain PSBS Biak yang akan berangkat ke Palangkaraya untuk mengikuti Liga 2 Indonesia. (FIKTOR)

-Minta Restu dan Dukungan Doa Masyarakat Biak

BIAK-Tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Biak Numfor, PSBS Biak akhirnya dipastikan ikut dalam kompetisi professional kasta kedua (Liga 2) setelah resmi dilauncing oleh Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd, di Lapangan Cenderawasih, Kamis (30/9) sore.
“PSBS Biak tetap ikut dalam kompetisi Liga 2 musim tahun 2021. Di PSBS Biak ada harga diri masyarakat Biak Numfor, oleh karena itu saya berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat supaya anak-anak kita tetap menjaga nama baik daerah ini dalam setiap pertandingan,” ucap Ketua Umum PSBS Biak yang juga adalah Bupati Herry Ario Naap ketika resmi melaunching PSBS Biak.
Dengan launching itu, maka Patrias Rumere dan pemain lainnya siap bertolak ke Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengikuti babak penyisihan di Group D. PSBS Biak akan bersaing dengan enam tim lainnya digroup itu. Dua tim teratas akan maju ke babak delapan besar, sedangkan satu tim paling buncit (juru kunci) akan terdegradasi ke liga amatir tahun 2022 mentang, yakni Liga III.
Bertolak ke Palangkaraya, 25 pemain akan diboyong oleh Pelatih Ega Raka Ghali. Adapun ke 25 pemain itu antara lain; Yusak Rejauw (K), Dedy Haryanto (K), Markus P Rumaropen (K), Patrias Yunus Rumere (B), Denilson Maniani (B), Zahherib Mayor (B), Evander P Yarangga (B) Bertho Rumaropen (B), Jimmy Aronggear (B), Carles Rumbino (B) dan Yohanes Kandaimu (B).
Selain itu, Patrison Rumere (T) Andrain Msen (T), Ahmad Setyawan (T), Usman Ekmani Sabaku (T), Putra Sutan David Tambunan (T) Hengki Yulius Menanti (T), Zulvikar Amelia Sumarsono (T), Altobelo Rumbrawer (T), Avareli Gustavo Suebu (P), Jeam Kelly Sroyer (P), Ananias Fingkireuw (P), Ronald Tumahu (P), Matias Kristiani Maniani (P) dan Elisa Numanderi (P).
Sekedar diketahui, Kompetisi kasta kedua Indonesia ini digelar dengan sistem home tournament, dengan dibagi empat grup, dan setiap grup dihuni oleh enam tim. Palembang, Jakarta, Solo, dan Palangkaraya akan jadi tuan rumah.
Nantinya, setiap tim akan memainkan sepuluh pertandingan pada fase grup, dan ada kemungkinan putaran kedua fase grup berpindah tuan rumah. Dua teratas dari setiap grup akan punya tiket melaju ke delapan besar.
Pada babak delapan besar, ada dua grup yang akan diisi oleh masing-masing empat tim. Setiap tim memainkan tiga pertandingan pada fase tersebut, dan dua teratas dari masing-masing grup akan bertemu di semi-final.
Dua tiket finalis, artinya tiket promosi ke Liga 1. Sementara dua tim yang kalah di semi-final, akan kembali tempur untuk memperebutkan tiket terakhir untuk bisa berkompetisi di Liga 1 2022 mendatang, sebagai posisi tiga.(itb/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *