Bujuk dengan Es Kiko, Tersangka Cabuli Bocah Balita

Tersangka NT (37), pemerkosa bocah perempuan 4 tahun saat dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Merauke melalui video call whatshapp, Kamis (30/9) kemarin. (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Tersangka pemerkosa terhadap seorang anak perempuan  yang baru berumur 4 tahun di Distrik Muting, Kabupaten Merauke beberapa  waktu lalu, akhirnya  dilimpahkan  ke Kejaksaan Negeri Merauke Kamis (30/9). Pelimpahan diterima Jaksa Muda Chaterina S.Brotodewi, SH, MH yang juga Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Merauke melalui video call whatshapp.

   Tersangka  berinisial NT (37) tersebut dilimpahkan setelah berkasnya dinyatakan lengkap atau P.21. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP  Agus F. Pombos i  ,  didampingi Bripka Alfiyah Lakuy membenarkan ketika dikonfirmasi.   Sekadar diketahui, kasus pemerkosaan ini terjadi pada 3 Juli 2021 sekitar pukul 13.00 WIT di rumah korban, Distrik Ulilin Kabupaten  Merauke.

    Saat itu, korban  sedang bermain di depan rumahnya. Lalu  tersangka  memanggil korban dan memberikan  uang kepada korban sebesar Rp 1.000. Lalu tersangka  mengajak korban ke kios untuk membeli es kiko. Setelah itu, tersangka  mengajak korban ke rumah tersangka. Setelah  sampai di rumahnya kemudian tersangka  mengajak dan membawa korban ke dalam kamar dan memukul  korban mengenai punggung belakang sehingga korban terjatuh lalu. Selanjutnya tersangka  memperkosa korban.

   Akibat pemerkosaan  yang dilakukan tersangka ini, korban mengalami pendarahan  yang sangat hebat. Selanjutnya tersangka  menggendong korban ke kamar mandi dan mencuci pakaian korban yang terkena darah namun karena alat kelamin korban terus mengeluarkan darah akhirnya tersangka  membawa korban ke rumah korban.

   Saat tiba di rumah korban, tersangka membawa korban masuk ke dalam kamar mandi dan membasu alat kelamin korban dengan air namun darah terus mengalir. Saat itu  salah satu keluarga korban bertanya kepada tersangka korban kenapa  yang dijawab tersangka  korban jatuh terus mungkin kena kayu.

   Selanjutnya, tersangka  meminta membantu menggendong korban  membawanya   ke Klinik untuk mendapatkan perawatan medis.  Korban sendiri harus menjalani operasi di Merauke karena pemerkosaan yang dilakukan tersangka tersebut. “Tersangka dijerat  Pasal 81 ayat (2) dan atau Pasal 81 ayat (1) Jo pasal 76D UU Perlindungan Anak  dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *