Stadion Lukas Enembe yang akan menjadi tempat pembukaan perhelatan PON XX Papua tahun 2021, Sabtu (2/10). (Elfira/Cepos)

*Selain Bus, Ada 2.500 Unit Mobil Pribadi Luar Papua Beroperasi Selama PON

JAYAPURA-Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021, Sabtu (2/10) lusa akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Stadion Lukas Enembe di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Meskipun demikian sejumlah cabang olahraga (cabor) sudah mulai dipertandingan sejak tanggal 22 September lalu.

Terkait dengan jumlah penonton yang bisa menyaksikan secara pertandingan selama PON XX, pemerintah pusat tetap menegaskan bahwa jumlah penonton yang diizinkan menyaksikan atau menonton langsung pertandingan yaitu sebanyak 25 persen dari kapasitas venue.

Hal ini kembali ditegaskan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Ganip Warsito saat melakukan pertemuan dengan Forkopimda Provinsi Papua, swiss-belHotel Papua, Jayapura, Rabu (29/9) kemarin.

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., yang ikut dalam rapat tersebut membenarkan adanya penegasan dari Panglima Tni, Kapolri dan kepala BNPB menyangkut persentase kehadiran penonton pada perhelatan PON di Papua yaitu sebanyak 25 persen dari kapasitas venue.

Syarat lain bagi warga yang ingin menonton pertandingan PON Papua di masa pandemi Covid-19 ini menurut Benhur Tomi Mano yaitu hanya warga yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua yang diperbolehkan masuk menonton.

“Tetap juga ketat dalam penerapan prokes. Lalu, melakukan rapid antigen di venue, serta yang bisa nonton itu mereka yang sudah melakukan vaksinasi sebanyak 2 kali. Itu yang tadi ditegaskan,” ungkap Wali Kota Benhur Tomi Mano yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos, kemarin.

Dalam rapat tersebut, Panglima TNI, Kapolri dan kepala BNPB memberikan apresiasi kepada Pemkot Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Benhur Tomi Mano yang berhasil meningkatkan cakupan vaksinasi di Kota Jayapura, sekaligus mengendalikan penularan Covid  19.

“Saya diapresiasi perihal penanganan Covid 19 dengan penurunan kasus yang drastis hingga berdampak pada penurunan level PPKM, dari PPKM Level 4 ke PPKM Level 2 sekarang. Saya juga diapresiasi karena cakupan vaksinasi sudah mencapai 65,02 persen. Arahan Panglima, kepala BNPB, dan Kapolri, kita diminta tetap fokus melakukan vaksinasi kepada warga hingga pembukaan PON dan pelaksanaannya nanti, hingga mencapai target 70 – 80 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, menjelang pembukaan PON XX Papua, kendaraan yang tidak ada kaitannya dengan PON diminta untuk sementara tidak jalan atau beroprasi.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombes Pol. M. Nasihin menyampaikan, hal ini agar tidak terjadi kemacetan di jalan raya. “Yang ada kaitannya dengan PON seperti kendaraan distribusi logistik PON itu diperbolehkan,” ucap M. Nasihin kepada Cenderawasih Pos, Rabu (29/9).

Nasihin juga mengingatkan agar kendaraan tidak parkir di badan jalan. Sebab hal ini bisa menyebabkan kemacetan. Termasuk kontainer saat melakukan bongkar muat barang yang dilakukan di beberapa tempat.

“Ada jam-jam tertentu bagi kontainer untuk bisa melintas di jalan raya. Ini sudah diberi pengumuman oleh pemda khususnya Pemda Kota maupun kabupaten. Hal ini agar menghindari kemacetan,” jelasnya.

Dijelaskan, ada sebanyak 2.500 unit mobil pribadi berplat nomor luar Papua yang digunakan dalam perhelatan PON selain 428 unit bus yang mengangkut para atlet.

Kendaraan tersebut nantinya digunakan untuk kontingen, para pejabat, delegasi dan tamu VIP. “Beberapa kontingen juga membawa kendaraannya sendiri dan ada juga yang disiapkan sama panitia,” tuturnya.

Kepolisian terutama Satuan Lalulintas lanjut Dirlantas Nasihin akan mengantisipasi setiap jalur yang menjadi titik-titik kemacetan. Terutama saat pembukaan PON dan penutupan PON yang digelar di Stadion Lukas Enembe.

“Beberapa alternatif cara bertindak salah satunya dengan buka tutup dan pengalihan arus lalulintas. Kami tidak menutup total ruas jalan, sehingga masyarakat pengguna jalan tetap jalan dengan kendaraannya. PON lancar, masyarakat bisa tetap jalan di jalan raya,” kata Nasihin.

 Dijelaskan, saat pembukaan PON dan penutupan PON bakal ada pengalihan arus lalulintas. Selain pengalihan arus lalin, pemeriksaan prokes bagi mereka yang hendak masuk ke Stadioan Lukas Enembe juga dilakukan.

Untuk menghindari kemacetan saat pembukaan PON, luas, pengguna kendaraan dari arah Kota Jayapura yang menuju Sentani, Kabupaten Jayapura bisa melewati jalur lingkar selatan atau Telaga Ria yang nantinya keluar di dekat RM Dapur Papua.

Begitu juga sebaliknya, dari arah Sentani ke Kota Jayapura masuknya  lewat RM Dapur Papua dan  keluar di lingkar selatan.

“Itu berlaku jika kendaraan padat. Jika tidak padat, kendaraan yang dari arah Sentani bisa masuk ke jalan yang sebelah barat stadion atau lingkar utara dan keluar di simpang timur stadion menuju ke Kota Jayapura,’ terangnya.

Lanjutnya, tidak hanya di jalur Stadioan Lukas Enembe, di Kota Jayapura juga beberapa jalur akan dialihkan jika terjadi kepadatan kendaraan.

Diakuinya, ada 279 titik kerawanan di Kota dan Kabupaten Jayapura yang akan diantisipasi oleh petugas keamanan lalulintas.

“Setiap kontingen yang ikut devile bakal dikawal sama petugas lalulintas. Kami membuat para peserta dan masyarakat nyaman di jalan kendati dengan keterbatasan yang ada,” ungkapnya.

“Saat pembukaan PON nanti, tidak ada kendaraan yang parkir di depan Stadion Lukas Enembe. Kendaraan akan parkir di dalam kompleks stadion dan sekitar stadion yang telah disediakan kantong-kantong parkir. Salah satunya lapangan masyarakat setempat termasuk jalur Khalkote digunakan untuk tempat parkir,” tutupnya. (gr/fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *