Perhatikan Pedagang Asli Papua Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Meja jualan yang akan dibagikan kepada para  pedagang yang ada di pinggir jalan di Kota Jayapura Rabu, (29/9) kemarin. (Noel/Cepos)

JAYAPURA  Staf ahli menteri perencanaan pembangun sektor unggulan dan infrastruktur Velix Wangai mengatakan perjuangan mama-mama Papua dalam berjualan bertujuan untuk menghidupkan ekonomi keluarga dan menyekolahkan anak mereka.

Hal ini dikatakan Velix Wanggai usai melakukan kunjungan ke pasar mama-mama Papua. Ia menyebut sebagai salah satu anak yang lahir dan besar di kota Jayapura ia sempat melakukan hal yang sama bersama orang tuanya di mana hasil jualan telah menyekolahkan dirinya hingga saat ini menjadi staf khusus presiden.

“Kami juga biasa jualan pisang goreng sebagai tambah-tambah untuk beli buku dan alat tulis,  kami yakin mama-mama punya anak anak dan dengan jualan juga bisa mendidik anak anak kita sehinga mereka bisa berkarya di Tanah Papua dan Indonesia,” kata pria yang  dulu tinggal di kawasan Angkasa itu.

Sebagai Alumni SMA Negeri 2 Jayapura, ia mengatakan dalam memperhatikan pedagang asli Papua dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak baik pemerintah pusat pemerintah provinsi dan kabupaten kota dalam melihat ekonomi mereka untuk terus maju dan bisa bersaing di era modern saat ini.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, dan Tenaga Kerja (Perindagkop) Provinsi Papua Omah Laduani Ladamay mengatakan pedagang yang berjualan  di pinggiran jalan di sepanjang Kota Jayapura akan dibantu meja jualan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

Kepala Dinas mengatakan program yang dilakukan mengikuti Program Kamar Adat Pengusaha Papua, (KAPP) itu  merupakan bantuan gubernur kepada pedagang Papua di sepanjang jalan di Kota Jayapura.

Terkait hal ini dirinya bersama para stafnya sudah berupaya menyediakan meja jualan dan akan di bagikan kepada mereka.”Dan kami akan mengakomodir mama-mama di pinggir jalan  dengan memberikan gerobak jualan ,”tandasnya  .

Ia mengatakan pembagian meja ini juga dalam rangka penyelenggaraan Ivent PON Papua, dengan menyediakan semua sarana bagi pedang Papua di pinggir jalan. “Kami harapkan teman-teman di Perindakop  harus fokus bantuan ini juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan PON XX Tahun 2021 saat ini,” katanya. (oel./wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *