Harus Ada Hal Menarik di Pasar Mama-mama

Suasana persemian digerai noken dan dan kios oleh-oleh di Pasar mama- mama Papua, Rabu (29/9) kemarin. (Noel/Cepos)

*Pertahankan Pasar Tradisional tapi Moderen

JAYAPURA –  Pasar mama-mama Papua harus menjadi pusat pasar yang tetap menjaga budaya tradisional tapi modern dalam transaksi jual beli.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, dan Tenaga Kerja (Perindagkop) Provinsi Papua Omah Laduani Ladamay pada acara peluncuran pembenahan pasar Mama-mama Papua dan peresmian gerai noken dan kios oleh-oleh di pasar mama- mama Papua Rabu (29/9) kemarin.

“Saya ada di tempat ini karena mama – mama, karena perjuangan kita memberikan mama bantuan itu kita punya tugas, mulai dari sekarang pasar mama – mama Papua harus sebagai pasar tradisional tapi isinya modern,” katanya.

“Pasar ini  harus menjadi tempat kunjungan PON, jadi ketika  orang dari luar, mereka akan merasakan Papua sesungguhnya di sini, mari kita kolaborasi baik dari perbankan dan pemerintah,”  katanya.

Kabid UKM Perindakop Kota  Jayapura Jane Ansanai menyampaikan terimakasih kepada Perindagkop Papua yang sudah memfasilitasi kegiatan tersebut dan berharap fasilitas dan galeri oleh-oleh bisa dijaga baik dan terus tingkatkan kualitas.

  Deputi Bank Indonesia Wilayah Papua  Dermawan Tohap  mengatakan mama- mama punya banyak harapan jika mengelola pasar ini dengan baik. “Bagaimana supaya pasar ini banyak yang datang, harus ada hal yang menarik,” katanya.

Selain itu dengan rencana pembenahan lantai lantai 3  dengan melibatkan komunitas pasti akan ramai. “Ini dia, namanya kolaborasi dan awalnya bank Indonesia berpikir apa bisa si bantu mama – mama, saat ini kami mulai berubah karena mama – mama ingin pasar ini ramai,” terangnya. (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *