Meski Landai, APBD Belum Membaik

Ir H Rustan Saru MM . (AYU/CEPOS)

JAYAPURA – Pandemi Covid 19 memang terus melandai, bahkan aktifitas warga bisa lebih diperlonggar. Hanya saja dari evaluasi ternyata aspek ekonomi daerah belum pulih sepenuhnya. Masih ada beberapa PR yang perlu dijadikan catatan untuk mendongrak sector ekonomi. Wakil Wali Kota Jayapura, Ir H Rustan Saru MM  menyampaikan bahwa yang positif adalah dari pandemi ini menunjukkan kesadaran masyarakat perlahan – lahan tumbuh sehingga pemerintah berharap herd immunity bisa terbentuk.

“Data terakhir ada 35 yang positif dan di KM Tidar ada 14 pasien dan  ada juga di rumah sakit. Pada Juli – Agustus status level IV namun awal September ternyata turun menjadi level III  dan  diakhir September justru level II,”  kata Rustan Saru menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos pekan kemarin. Disini ia menyebut bahwa dalam 2 minggu terakhir yang meninggal hanya 1 orang dan Pemkot dalam waktu dekat akan mengevaluasi guna menentukan apakah jam aktifitas warga ditambah atau kegiatan tatap muka seperti sekolah dan kuliah bisa dilakukan.

“Di Jayapura dari  14 kampung semuanya sudah hijau dan dari 25 kelurahan 11 yang hijau tinggal 14 yang kuning. Nanti kami lihat dari kesiapan siswa dan guru secara medis apakah bisa dilakukan  pendidikan tatap muka atau seperti apa,” imbuhnya. Terkait angka vaksinasi, dari target 70 persen saat ini angka vaksin sudah mencapai 62 persen lebih dan Pemkot menargetkan akhir September bisa mencapai 70 persen jika melihat angka rata – rata vaksin perhari sebanyak 1500 orang.

“Yah siapa tahu Oktober kita sudah bisa lepas masker dan kami akan gas terus vaksin ini, tidak rem – rem lagi sebab ekonomi juga masih terpuruk dimana pada Juni APBD kami masih dapat Rp 25 miliar, di bulan Juli turun RP 15 miliar, lalu di Agustus hanya Rp 13 Miliar, turun 50 persen dari target makanya kami coba buka semoga hasilnya naik kembali,” imbuh Rustan.  (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *