Wawalkot Harapkan Persoalan Nasi Kotak Disikapi Bijak

Ir H Rustan Saru MM. (GAMEL/CEPOS)

JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Ir H Rustan Saru MM berharap kepada warga untuk bisa mensikapi persoalan nasi kotak dengan bijak. Beberapa hari terakhir dikatakan banyak pemberitaan yang menulis soal nasi kotak yang dimakan para atlet dan official ternyata basi dan tak layak. Kejadian tersebut tak dipungkiri namun bukan berarti panitia tidak memperbaiki diri sehingga ia berharap warga dan para netizen juga bisa melihat  ini secara dewasa karena pastinya tak ada unsur kesengajaan.

“Beberapa hari terakhir memang lagi ramai dibahas dan disebar tulisan terkait nasi kotak yang dikatakan basi. Saya berharap kita wara kota bisa saling membantu. Hal – hal begini tidak perlu disebar lagi di media social tetapi cukup untuk dikonsumsi sendiri,” kata Rustan pekan kemarin. Dikatakan bukan pemerintah anti kritik apalagi memprotes pemberitaan tersebut akan tetapi namanya event perdana dipastikan ada banyak yang kurang – kurang. Dari event perdana inilah panitia dan sub PB PON akan mengevaluasi soal yang kurang – kurang. Hanya ia berharap masyarakat juga bisa memaklumi dengan situasi tersebut mengingat tak ada event yang sempurna, pasti ada kekurangan.

“Jangan buang di facebook, dan mari koreksi sama – sama. Kita baru belajar, baru memulai dan semoga ini bisa terkendali. Saya pikir kita perlu memastikan bahwa pelaksanaan PON akan baik – baik saja dan ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah tetapi bagaimana warga kota juga melihat bahwa ini event perdana  yang pasti banyak kekurangan,” ucapnya menaruh harap.

Rustan menginginkan semua warga bisa membantu menjaga Kota Jayapura dengan image yang baik dan ia memastikan panitia tidak tinggal diam dengan situasi ini karena pasti ada evaluasi menyeluruh. Sebelumnya Wali Kota Jayapura, Dr Benhur Tomi Mano  juga telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian nasi kotak tak tidak layak ini dan ia telah menegur keras panitia bagian konsumsi untuk tidak mengulang hal yang sama.

Rustan Saru juga menyampaikan bahwa warga kota  bisa menonton pembukaan PON karena terbuka untuk umum dan gratis hanya saja perlu melakukan vaksin lebih dulu. “Syarat wajibnya adalah vaksin,” tutupnya. (ade/cr-265/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *