Pemerintah Diharap Sediakan Tempat yang Layak

Beberapa Mama-mama Papua saat menjajakan hasil kerajinan tangan mereka di depan Ruko Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Senin (27/9). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Sejumlah mama-mama Papua yang ada di Sentani, Kabupaten Jayapura mulai mengambil bagian dalam kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON), salah satunya dengan memasarkan hasil produk kerajinan tangan seperti noken dan souvenir lainnya.

Untuk menjual souvernir,  mereka terpaksa mendirikan tenda-tenda darurat di pinggir jalan bahkan ada yang menjualnya di depan bangunan Ruko di Kampung Harapan, depan kompleks Stadion Lukas Enembe.

Kendati demikian, mereka berharap agar pemerintah bisa menyediakan tempat yang layak untuk mereka bisa menempatkan hasil produksi kerajinan lokal yang dipasarkan itu.

“Pada PON ini, kami ingin menjual kearifan lokal hasil kerajinan tangan kami sendiri. Tetapi kami tidak ada tempat yang layak, makanya kami berjualan di depan Ruko ini,” kata Berce Ani Usyon, Senin (27/9).

Dia mengaku, pihaknya merasa kecewa karena tidak disiapkan tempat untuk berjualan, sementara ada sejumlah pelaku usaha yang sama seperti dirinya itu diakomodir dan berjualan di atas tempat yang lebih layak.

“Kami sebagai tuan rumah, kami harap  berikanlah sedikit perhatian untuk kami,”ujarnya.

PON ini agenda Nasional, yang mana suatu momen yang tepat untuk mereka menampilkan kearifan budaya dengan cara menjual kerajinan tangan mereka. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *