Gubernur Papua, Lukas Enembe mengalungkan medali emas kepada atlet sepatu roda putra Dave Emmanuel Abel, nomor ITT 100 M Final - Putra PON XX Papua, di Gedung Konselir Klemen Tinal Roller Sport Stadiium, Kota Jayapura, Senin (27/9). (PB PON XX PAPUA/Ronaldy Irfak)

*Sepatu Roda Sumbang 4 Medali Emas dan 1 Perunggu

JAYAPURA-Tuan rumah Papua tancap gas dalam perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021.

Senin (27/9), kontingen Papua kembali mendapat tambahan 4 medali emas dan 1 perunggu. Dengan tambahan tersebut, kontingen Papua masih berada di puncak klasemen sementara perolehan medali Pon XX dengan raihan 6 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Empat medali emas dan satu perunggu diperoleh kontingen Papua dari cabang olahraga sepatu roda. Medali emas disumbangkan melalui atlet Dave Emmanuel Abel (ITT 100 meter putra), Ghea Ivana Kusuma Rachman (ITT 100 meter putri), Detalianis Stegrian (ITT 400 meter putri) dan Jeremia Wihardja di nomor Individual Trial Time (ITT) 400 meter putra. Sementara medali perunggu diraih Zhahwa Harmalia Putri yang turun di nomor ITT 400 meter putri.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., melalui Juru Bicaranya, Muhammad Rifai Darus menyampaikan rasa kebanggaan yang besar terhadap kontingen Papua yang kembali mendapatkan raihan 4 medali emas pada Cabang Olahraga Sepatu Roda.

“Sert Individual Time Trial 400 Meter Putra dan Putri ditambah 1 medali perunggu pada nomor pertandingan ITT 400 Meter Putri, ini merupakan sebuah motivasi dan semangat bagi atlet lainnya,” ucap Rivai Darus dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Senin (27/9) kemarin.

Untuk memberikan motivasi bagi para atlet yang berlaga, Gubernur Lukas Enembe menurut Rivai Darus hadir langsung di Klemen Tinal Roller Sport Stadium.

 “Hal ini guna memberikan dukungan secara langsung kepada para atlet sepatu roda yang bertanding. Selain itu Gubernur Lukas Enembe ingin melihat langsung Venue Sepatu Roda terbaik se-Asia Tenggara itu,” terangnya

Diakuinya, Gubernur Lukas Enembe sangat takjub oleh kehebatan dan kegemilangan para atlet sepatu roda yang dimiliki Papua. Terlebih usia mereka yang masih sangat muda, salah satunya Dave Abel yang masih berusia 14 tahun.

“Hal ini tentu menjadi amunisi yang sangat berharga bagi Papua dan juga Indonesia. Sebab regenerasi terus dipupuk agar para atlet muda ini mampu dipersiapkan dengan matang untuk bertanding di taraf internasional,” tambahnya.

“Gubernur Lukas Enembe juga mengucapkan terima kasih kepada Pengprov Persatuan Olahraga Nasional Sepatu Roda Seluruh Indonesia Provinsi Papua saudara Jefri Abel beserta jajarannya yang telah melakukan talent scouting dan pembinaan dengan baik,” sambungnya.

Lanjutnya, cabang olahraga sepatu roda memberi rasa haru dan bahagia bagi seluruh masyarakat Papua. Bahkan Gubernur Lukas Enembe takjub dengan pencapaian kontingen, Senin (27/9) kemarin. Sebab pada PON XIX Jabar 2016 yang lalu sepatu roda Papua hanya mampu membawa pulang 1 medali emas saja.

“Dengan raihan sementara yakni 4 emas dan 1 perunggu oleh Tim Sepatu Roda Papua pada PON XX Papua 2021 ini, Gubernur Enembe berharap tren positif ini terus berlanjut agar sejarah baru terukir di bumi cenderawasih Papua,” pungkasnya. (ana/PB PON/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *