Konsentrasi Penuh Benahi Bidang Konsumsi

Dr. Benhur Tomi Mano, MM., ( FOTO: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Ketua Sub PB PON Papua, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengaku bahwa bahwa pihaknya konsen terhadap pelayanan konsumsi di Sub Klaster Kota Jayapura. Pasalnya, dalam 4 hari pelaksanaan PON di Kota Jayapura, pelayanan konsumsi yang paling disoroti, baik kontingen maupun masyarakat.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Evaluasi yang dilakukan di Hotel Horison Kotaraja, Jumat (24/9) malam lalu.

“Kita konsen perihal konsumsi karena sudah 4 hari pelaksanaan PON ini, banyak yang komplain, sehingga kita cari solusi. Ada miskomunikasi antara LO yang direkrut kontingen dan SDM yang kita rekrut. Tapi ini sudah clear,” terang Dr. Benhur Tomi Mano, MM., Sabtu (25/9) lalu.

“Nanti order makanan oleh TD dan LO yang telah ditunjuk. LO sudah tahu tugas dan fungsinya, sehingga semuanya dapat berjalan sesuai prosedur. Kita sudah komitmen bersama, persetujuan bersama, dan kita juga panggil vendor yang tangani konsumsi untuk memberikan pelayanan terbaik untuk hari ke depan selama penyelenggaraan PON,” sambungnya. Artinya, permasalahan selama penyelenggaraan harus diperbaiki. Harus ada jalan keluar atau solusi dari permasalahan yang dihadapi itu.

“Dengan demikian, PON ini sukses dengan tagline kita “Torang Bisa,” di mana pelayanan excellence kita berikan kepada semua atlet, ofisial, dan seluruh perangkat pertandingan. Saya akui bahwa untuk pelayanan konsumsi ini dananya nol, untuk pelayanan transportasi dananya nol. Itu ditangani PB PON Papua, sehingga kita semua melakukan koordinasi dan komunikasi sehingga semua berjalan dengan lancar dan sukses,”  tambahnya.

Sekretaris Umum PB PON Papua, Elia Loupatty, mengaku rapat tersebut sangat baik dalam komunikasi, koordinasi, dan penyelesaian persoalan yang dihadapi.

“Rapat ini baik karena kita menyelesaikan hal-hal yang menjadi hambatan, kekurangan, dan berbagai hal. TD, teman-teman cabor juga hadir, seluruh panitia hadir, ini menunjukkan bahwa kita sangat serius terhadap penyelenggaran di klaster Jayapura,” jelas Elia Loupatty.

“Sudah ada jawaban dan langkah teknis. Mulai besok ada perubahan menuju perbaikan dari kekurangan yang terjadi sebelumnya, sehingga kita bisa mendengar perihal pelayanan konsumsi yang enak, tepat waktu, dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu Panwasrah kota Jayapura Mayjen TNI (Purn) Andrie Tardiwan Utama  mengatakan kurangnya koordinasi menjadi kendala.  Dirinya menyampaikan bahwa tujuan dari rapat kali ini adalah mencari solusi dari permasalahan krusial. Yaitu akomodasi konsumsi dan transportasi karena sangat berpengaruh terhadap atlet dan keberlangsungan kepentingan event nasional. Kemudian penyelesaian masalahnya akan dilakukan secara bertahap. (gr/cr-265/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *