Jalan Lingkar jadi Akses Penunjang Perekonomian

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi saat melakukan audiensi dengan warga Distrik Witawaya. (Denny/Cepos)

Warga Witawaya Terima Pembangunan Jalan Lingkar Lukmen

WAMENA-Masyarakat Distrik Witawaya sepakat mendukung pembangunan Jalan Lingkar Lukmen yang melintasi daerah mereka. Sebab, jalan lingkar ini dinilai sangat membantu akses masyarakat untuk melakukan aktifitas perekonomian di Kota Wamena.

  Sekretaris LMA Distri Witawaya Natalis Kerda Mengakui, setiap kali kunjungan bupati atau wakil bupati warga selalu meminta untuk dibangunkan jalan yang bisa dilalui dengan mudah untuk menunjang perekonomian masyarakat.

   “Selama ini masyarakat minta pembangunan jalan, sehingga dengan dibukanya jalan Lingkar Lukmen ini masyarakat Witawaya seratus persen terima,” ungkap Natalis Kerda, Kepala Suku sekaligus Sekretaris LMA Distrik Witawaya. Jumat (24/9 ) kemarin

  Menurutnya, apa yang disampaikan bupati dalam dialog bersama masyarakat saat itu sama dengan hasil kesepakatan masyarakat yang mendukung pelaksanaan pengerjaan jalan lingkar Lukmen ini tetap berjalan. “Kami sudah putuskan jalan lingkar lukmen kami terima dan akses jalan pertama (jalan lama) ini akan dibuka lagi hingga ke Distrik Hubikosi,” katanya.

  Di tempat yang sama, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan pembangunan jalan Lingkar Lukmen di Distrik Witawaya belum berjalan maksimal karena masih perlu memberi pemahaman dan mendengarkan pendapat masyarakat Witawaya.

  “Hari ini kami sepakat jalannya tidak kami tarik ke bawah atau ke atas, kita fokus jalan yang ada jalan lama untuk diaspal dan membuka jalan baru yang akan dimulai di antara puskesmas dan sekolah sampai di Muai,” jelas Banua

  Menurutnya,jalan lingkar Lukmen di Witawaya kita buka dengan lebar 11 meter. Yang penting akses jalan bisa tembus dulu, kalau langsung dibuka dengan 22 meter tapi tidak sampai maka sia-sia. “Jadi yang di Wara 22, di Witawaya akan masuk dengan 11 meter,”bebernya

  Sementara jalan lama yang akan dilakukan peningkatan yakni pengaspalan dari mata jalan utama hingga di depan kantor distrik diperkirakan sepanjang tiga kilo meter. Ini juga akan dilakukan peningkatan sehingga akses masyarakat lebih mudah lagi.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *