250 Sertifikat Gratis Diserahkan ke Masyarakat 

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, Msi secara simbolis menyerahkan sertifikat kepada masyarakat di kantor BPN Jayawijaya, Jumat (24/9). (Denny/Cepos)

WAMENA-Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Badan Pentanahan Nasional Kementerian Agraria  dan Tata Ruang, di Kabupaten Jayawijaya dilakukan penyerahkan 250 sertifikat secara gratis kepada masyarakat di Distrik Wamena Kota.   

   Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan dalam HUT Agraria ini sekaligus ada program baru baik melalui online dan pemutakhiran atau sertifikasi tanah milik masyarakat yang lama tidak pernah digunakan. Ini merupakan kesempatan baik, karena di tahun ini ada penggratisan pengurusan sertifikat tanah dalam wilayah kota.

  “Saya berharap ke depan masyarakat kami di pinggiran kota juga harus mendapat seperti ini, sehingga mereka mau usaha juga punya dasar untuk meminjam dana di Bank, saya kira ini program baik dari pentanahan, sehingga diharapkan harus terus berjalan,” ungkapnya Jumat (24/9) kemarin.

   Di tempat yang sama Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram menyatakan untuk Kabupaten Yahukimo saat ini pemerintah fokus untuk mensertifikasi tanah pemerintah yang ukurannya 7-8 hektar bisa mendapat sertifikat, karena selama ini meskipun sudah mengantongi surat pelepasan adat tapi belum ada sertifikat.

    Ia menyatakan karena lokasi tanah pemerintah ini besar maka pihaknya akan melihat mana yang menjadi prioritas untuk dilakukan sertifikasi lebih dulu namun kita berupaya agar semua bisa disertifikasi, ada juga tanah yang dihibahkan kepada gereja maupun tokoh —tokoh perintis ini juga ada kemudahan.

   Sementara itu asisten II Kabupaten Nduga Nathal Sasemtua menyatakan persoalan tanah ini masih 0, karena sampai saat ini Pemerinah Kabupaten Nduga belum memiliki Sertifikat Tanah untuk aset pemeritah, nanti ditahun depan pihaknya punya rencana untuk melakukan sertifikasi tanah Pemerintah  sesuai dengan MoU dengan KPK ditahun 2020 kemarin.

   “Jadi kami berupaya tahun depan ini kami akan melakukan sertifikasi tanah pemerintah dan juga tanah fasilitas yang lainya, seperti gereja dan untuk kepentingan masyarakat,”bebernya.

   Sementara itu Kepala BPN jayawijaya Edwad Dimo menyatakan, khusus di tahun 2021 kuota untuk sertifikasi ada 250  sertifikat yang telah dibagikan kepada masyarakat yang ada dala kota Wamena kemarin. Dalam kegiatan pendaftaran tanah, sekarang sistemnya tidak lagi terpisah —pisah tetapi satu kelurahan  atau kampung itu utuh diukur.

   “Jadi setiap orang yang ada dalam desa itu satu tahun ini harus bentuk NIP berarti sudah bersertifikat maupun dalam bentuk NIS belum bersertifikat sehingga diukur dan lewat tahun depan yang NIS mau urus lagi silakan dibayar lagi sendiri karena lokasi tersebut dalam program tanah terdaftar,” jelasnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *