Sebelum Bertanding, Semua Atlet Harus Rapid Antigen

Tim Kesehatan di Sekretariat Sub PB PON Kabupaten Jayapura saat melakukan pemeriksaan rapid antigen kepada para atlet yang siap bertanding, Selasa, (21/9). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Tim kesehatan di Sub PB PON Kabupaten Jayapura siap melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kontingen yang datang di Kabupaten Jayapura.

Penanggungjawab Tim Kesehatan di Sekretariat Klaster PB PON Kabupaten Jayapura,  dr. Riris Lia Irawati Sihotang mengatakan, pemeriksaan rapid antigen untuk memastikan seorang atlet sehat atau tidak, itu harus dilakukan sebelum pertandingan.  Namun kata dia, pengecekan ini juga tidak saja dilakukan pada saat sebelum pertandingan, namun juga dilakukan pada saat para kontingen itu datang.

” Teknisnya seperti itu, kalau kontingen yang baru datang, mereka baru tiba dari bandara, kita lakukan teknik sampling.  Jadi beberapa orang saja yang kita ambil untuk dilakukan pemeriksaan swab antigen,”kata dr. Riris, Selasa (21/9).

Pemeriksaan swab antigen ini juga akan dilakukan secara berkala kepada para kontingen atau atlet maupun official yang sudah beberapa hari tiba di Kabupaten Jayapura.  Sehingga kondisi kesehatan mereka harus dipastikan benar-benar sehat dan terbebas dari Covid-19.

“Secara resmi pemeriksaan terhadap kontingen dan update ini sudah kami lakukan sejak 19 September kemarin, ” katanya.

Lanjut dia, pemeriksaan terhadap para atlet dan official ini tidak saja dilakukan H-1 menjelang pertandingan, tapi pada saat mereka hendak bertanding juga tetap dilakukan pemeriksaan kembali.

Selain itu, kata dia, setiap atlet dan officil atau seluruh kontingen yang datang dari luar Papua juga dipastikan sudah melakukan vaksin Covid-19 sebelum mengikuti kegiatan PON Papua.  Hal ini dibuktikan dengan data dari tamu atau atlet dan officil PON ini yang sudah divalidasi oleh tim kesehatan yang bertugas pada saat mereka tiba pertama di Kabupaten Jayapura.

“Dari pada saat pertama mereka datang, mereka kita langsung validasi dan di situ semuanya mereka sudah melakukan vaksin Covid-19,” ujarnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *