PON Sejarah Baru bagi Masyarakat Papua

Bupati Jayapura saat memukul bola baseball yang dilemparkan oleh ketua KONI pusat pada pembukaan pertandingan Perdana baseball di Lapangan baseball Auri Sentani Kabupaten Jayapura Kamis (23/9) kemarin. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional  (PON) XX, Tahun 2020 di Papua, khususnya di Klaster Kabupaten Jayapura resmi dimulai.  Pertandingan pertama diawali oleh Cabang Olahraga (Cabor) Baseball yang mempertemukan tim Jawa Barat dan Banten.  Pembukaan pertandingan perdana ini  secara simbolis dibuka langsung oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si dan Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman didampingi oleh Ketua Perbasasi Papua, Jan Jap Ormuseray dan sejumlah pejabat lainnya di Lapangan Baseball Lanud Silas Papare, Kabupaten Jayapura.

Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengatakan, untuk pertandingan Cabor Baseball pada PON Papua tahun ini, diikuti oleh masing-masing 7 tim terbaik Indonesia yakni  Banten, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat, Lampung dan Kalimantan Tengah.

“Kita telah melihat ada 7 tim yang siap bertanding,  mereka adalah 7 tim yang berhasil lolos dari pra kualifikasi PON.  Dan mereka adalah tim terbaiknya Indonesia.  Oleh karena itu, kehadiran mereka di sini merupakan bagian dari Indonesia,  ingin menunjukkan prestasi di masa pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Sementara itu, Bupati Jayapura yang juga sebagai Ketua Sub Klaster Sub PB PON Kabupaten Jayapura mengatakan, pelaksanaan PON Papua merupakan sejarah baru bagi masyarakat Papua.  Karena itu, mewakili pemerintah daerah, dia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat yang sudah mempercayakan Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XX  2020.

“Yang pertama mengucap syukur kepada Tuhan bahwa ini sejarah baru untuk masyarakat Papua.  Saya berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo, pemerintah pusat secara khusus ketua umum KONI Pusat.  Yang begitu serius mendampingi panitia di daerah,” pungkasnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *