Diajarkan Membentuk Attitude Namun Tanpa Kekerasan

Para mahasiswa baru Teknik Mesin saling pijit – pijitan untuk merefresh tubuh setelah seharian mengikuti kegiatan orientasi kampus di aula Kampus Teknis Mesin, Kamis (23/9) kemarin. (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Meski dalam masa pandemic covid namun dengan angka masyarakat yang terpapar terus melandai memberi ruang kepada siapa saja termasuk mahasiswa untuk bisa melakukan aktifitas  dengan tatap muka. Masa orientasi mahasiswa juga sudah dilakukan dengan cara tatap muka  meski tetap menggunakan masker. Konsep yang lebih soft juga diterapkan dalam masa orientasi dimana tak ada lagi kekerasan fisik yang dilakukan. “Masa orientasi yang diagendakan hanya 2 hari dimulai hari Kamis (23/9) dan  akan ditutup pada Jumat (24/9) dengan   kegiatan penanaman pohon di BLK Pasir II Jayapura,” jelas Ketua Panitia, Nasen Ginibak disela – sela kegiatan, Kamis kemarin.

Ia menyampaikan tujuan dari masa orientasi ini selain memperkenalkan mahasiswa baru dengan lingkungan kampus tetapi juga bagaimana menanamkan attidude yang baik kepada mahasiswa baru untuk bisa menghormati para dosen maupun senior mereka.  Dari jumlah 80 mahasiswa jurusan Teknik Mesin ini diharapkan bisa melahirkan mahasiswa yang mencintai kampus dan tetap menaruh hormat pada dosen. “Untuk kekerasan fisik kami pikir itu sudah tidak ada. Kami  tidak lagi menggunakan cara – cara itu dan adik – adik baru tetap bisa menerima dan menjalankan apa yang diperintahkan,” jelasnya.

Selain soal pengenalan kampus, puluhan mahasiswa baru ini juga dikenalkan soal isu lingkungan terkait penanganan sampah maupun Cenderawasih yang disampaikan oleh Rumah  Bakau Jayapura. “Kami  senang karena dengan ini adik – adik juga paham soal itu terkini terkait lingkungan dan kegiatan kami terakhir nantinya melakuan penanaman 120 bibit pohon,” tambahnya.

  Meski tak ada kekerasan fisik namun mahasiswa diminta sudah stanby di kampus pada pukul 07.30 WIT untuk mengikuti serangkaian kegiatan pembekalan dan akan diakhiri pukul 17.00 WIT. “Kami pastikan adik – adik mahasiswa ini juga tertib meski kami tidak mengedepankan fisik namun mereka wajib patuh dengan jadwal dan agenda yang diberikan,” imbuh Nasen. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *