Berpotensi Rugikan OAP, MRP Akan Uji Materiil

Suasana pleno penutupan masa sidang ketiga dan penetapan uji materiil Majelis Rakyat Papua, (MRP) di Gedung MRP Kotaraja, Kamis, (23/9) kemarin. (Noel/Cepos.)

JAYAPURA- Majelis Rakyat Papua, (MRP) menilai dari perubahan kedua UU Otonomi Khusus Papua, ada 8 pasal yang dinilai berpotensi merugikan Orang Asli Papua (OAP), maka MRP melakukan pengajuan uji materiil kepada Mahkamah Konstitusi (MK) RI.

Usai pleno Ketua MRP Thimotius Murib mengatakan, pihaknya bersama anggota dan unsur pimpinan gelar pleno penutupan masa sidang ketiga dan penetapan uji materiil di Jakarta. Ia mengatakan di hari ini menjadi momentum bagi MRP melakukan uji materi perubahan UU Otsus oleh pemerintah Pusat.

“Kami telah menugaskan dan menyetujui unsur pemimpinan untuk mengurus segala administrasi terkait uji materil, perubahan kedua atas undang-undang otsus 21 tahun 2001, yaitu dengan adanya perubahan berapa pasal,” katanya di Kantor MRP Kotaraja Kamis (23/9) kemarin.

Ia mengatakan, MRP menilai dari 19 pasal yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat ada 8 pasal yang jelas-jelas akan merugikan OAP sehingga hal ini perlu diujikan materinya dampak dan manfaat bagi orang Papua beserta mereka yang tinggal di dalamnya. Murib mengaku MRP telah memberikan kewenangan kepada tim hukum melalui Peradi untuk mendaftar di MK.

Tentang hal ini ia berharap kepada seluruh masyarakat untuk turut mendukung dalam membicarakan hak-hak dasar OAP yang sedang diupayakan MRP. (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *