Hari ini, Rekayasa Lalin di Pantai Hamadi-Holtekamp

Warga yang berpartisipasi dalam kegiatan Gowes Tour de Port Numbay-Peresmian Sekretariat Sub PB PON Kota Jayapura saat melintas di Jembatan Youtefa, Sabtu (11/9) lalu. Hari ini, ruas jalan Pantai Hamadi-Holtekamp ditutup dari pukul 6.00-9.00 WIT. (Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA-Terkait dengan akan dilakukannya eksebisi lari dan bersepeda yang akan dilakukan di ruas jalan Pantai Hamadi-Holtekamp, Kamis (22/9) hari ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jayapura Kota akan melakukan rekayasa lalu lintas mulai dari pertigaan Pantai Hamadi-Ring Road hingga pertigaan Holtekamp.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Vicky Pandu Widhartama menyebutkan bahwa rekayasa lalu lintas ini dilakukan mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 WIT. Rekayasa dilakukan karena ruas jalan tersebut digunakan untuk eksebisi lari dan bersepeda.
“Jadi, pada pukul 6.00 – 9.00 WIT pagi akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Kemungkinan pada pukul 9.30 WIT itu sudah selesai. Rekayasa lalu lintas ini tepatnya mulai dari pertigaan Pantai Holtekamp hingga pertigaan Ring Road,” ungkap Vicky Widhartama kepada Cenderawasih Pos, Rabu (22/9) kemarin.
Dengan rekayasa lalu lintas yang dilakukan, maka masyarakat pengguna kendaraan bermotor akan dialihkan untuk melintasi Nafri, baik dari arah Hamadi ke Muara Tami maupun sebaliknya. “Pengguna jalan diarahkan melintasi Nafri. Sebab, jalan ini dipakai untuk eksebisi lari dan bersepeda. Untuk pengamanan lalu lintas, 25 personel dikerahkan,” jelasnya.
Selama PON berlangsung di klaster Kota Jayapura, dari total 16 venue, tidak semua arus lalu lintas dialihkan. Sebaliknya, hanya beberapa venue saja yang arus lalu lintasnya perlu untuk dialihkan.
“Di antaranya 16 venue itu hanya beberapa saja yang perlu kita lakukan rekayasa lalu lintas. Jadi tidak semua kita alihkan. Seperti cabor selam di Pantai Dok II Jayapura dan cabor sepak bola di Stadion Mandala itu yang perlu dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Nanti pengguna jalan diarahkan melintasi jalur atas (Badan Pusat Statistik),” pungkasnya. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *