Daftar Nama Relawan PON Beredar di Medsos

Ketua Bidang IV Sub PB PON Papua Klaster Merauke yang membidangi SDM, Drs Ramadayanto, MM saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang rapat Kesbangpol Kabupaten Merauke, Rabu (22/9). (Sulo/Cepos )

Ramadayanto: Itu Bukan Data Resmi
MERAUKE-Daftar nama relawan PON XX Papua untuk klaster Merauke beredar di media sosial. Beredarnya daftar nama tersebut membuat panitia khususnya bidang SDM klaster Merauke terganggu. Pasalnya, pihak SDM Sub PB PON Merauke belum menerima daftar nama-nama relawan yang dinyatakan diterima dari pendaftaran yang dilakukan beberapa hari lalu.
Koordinator Bidang IV yang membidang SDM Sub PB PON Papua Merauke Drs Ramadayanto, MM, mengungkapkan bahwa daftar nama-nama relawan PON XX yang beredar di media sosial tersebut tidak resmi. “Jadi daftar nama yang beredar di media sosial saat ini bukan daftar yang resmi kami sampaikan,” kata Ramadayanto, di Kantor Kesbangpol Kabupaten Merauke, Rabu (22/9).
Ramadayanto menjelaskan, bahwa daftar yang resmi adalah daftar yang ditandatangani oleh Ketua Harian PB PON Papua. Ditegaskan bahwa yang beredar sekarang ini adalah daftar yang tidak resmi dan dapat dikatakan hoax. Sampai saat ini kami belum mengumumkan jumlah relawan yang akan bertugas di klaster Merauke.
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan untuk secara bijak melihat ini. Jangan memperkeruh situasi. Jika menerima daftar itu jangan diedarkan lagi,” kata Ramadayanto.
Soal daftar nama yang beredar tersebut asalnya dari mana, Ramadayanto mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Sebab, menurutnya dengan terbukanya informasi saat ini dimana masyarakat bisa melakukan apa saja, maka hal itu bisa saja di lakukan.
“Jadi dari 2.140 relawan yang terdaftar itu kami selalu kawal. Namun sampai dengan pertemuan ini, kami belum mendapatkan secara resmi jumlah relawan yang dinyatakan memenuhi syarat,” katanya.
Namun demikian, terang Ramadayanto bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan SDM PB PON Papua terkait dengan relawan tersebut. Karena waktu tinggal 9 hari dari pembukaan PON XX di Papua. Apalagi, lanjut Ramadayanto bahwa para relawan tersebut harus diberikan bimbingan tehnis (Bimtek) sehingga nantinya semua relawan memahami tugas dan fungsinya.
“Kalau data resmi sudah diberikan tentunya kita akan segera umumkan kepada masyarakat dan ini yang masih kita tunggu,” tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *