Bupati Warning Penjual Miras Ilegal

Mathius Awoitauw (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si sangat mengharapkan pelaksanaan PON di Papua, secara khusus di Kabupaten Jayapura mendapatkan kesan sukses. Tidak saja dari masyarakat Papua, tapi juga para tamu yang datang dari luar Papua. Apalagi Kabupaten Jayapura akan dijadikan sebagai pusat penyelenggaraan kegiatan besar itu. Salah satu yang menjadi sorotan Bupati Mathius, terkait adanya indikasi gangguan Kamtibmas yang dipicu karena Minuman Keras (Miras). Karena itu, dia memperingatkan (warning) kepada penjual Miras ilegal di Kabupaten Jayapura supaya menghentikan aktivitas itu. Karena hal itu akan memberikan pengaruh terhadap munculnya gangguan Kambtibmas selama penyelenggaraan PON.
“Saya sudah delapan tahun menjabat sebagai bupati, tidak pernah saya keluarkan izin penjualan Miras di Kabupaten Jayapura. Karena itu, saya tegaskan, tolong berhenti menjual Miras,” ungkapnya.
Dia berharap agar para penjual Miras ilegal di Kabupaten Jayapura mempunyai hati untuk membangun Papua dengan cara lain. Begitu juga urusan dalam hal mencari nafkah dan tidak harus dengan menjual Miras karena ini hanya memberikan dampak buruk bagi masyarakat asli Papua yang salah menggunakan Miras.
Karena itu, dia kembali lagi menegaskan agar para penjual Miras ilegal mendukung pemerintah dan juga memberikan jaminan keamanan bagi jalannya kegiatan besar di Kabupaten Jayapura.
“Saya tidak pernah memberi izin, saya harap supaya aktivitas penjualan Miras ini dihentikan. Karena kalau sampai kedapatan masih ada yang menjual Miras secara diam-diam, pemerintah tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas,”ujarnya.
Dia berharap agar pihak kepolisian memberikan sanksi tegas kepada para pelaku usaha yang diam-diam menjual Miras di Kabupaten Jayapura, khususnya di Kota Sentani.
Sebagaimana diketahui, hasil penelusuran media ini, masih ada sejumlah tempat atau Ruko menjual Miras secara ilegal di Kota Sentani. Bahkan penjualan Miras ini luput dari pantauan aparat, baik polisi maupun Satpol PP. Padahal sudah sangat jelas pemerintah daerah melarang peredaran Miras.
“Jumlah tempat penjualan Miras di Kota Sentani ini banyak. Saya berani jamin karena memang saya tahu, termasuk di Jalan Pasar Lama dan juga Jalan Sosial. Miras ini dijual bebas dan terbuka,”ujar Hassan, salah satu warga Pasar Lama Sentani. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *