Produk Imitasi Dapat Menyelamatkan Burung Cenderawasih

Hasil karya mahkota cenderawasih imitasi pada acara lomba cipta karya imitasi burung cenderawasih Tahun 2021, yang berlangsung di Kantor Dewan Kesenian Papua, Imbi Kota Jayapura, Rabu, (22/9). Ft:Noel/cepos

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  bersama Dewan Kesenian  Papua mengelar lomba cipta karya imitasi burung cenderawasih Tahun 2021, yang berlangsung di Kantor dewan kesenian Papua, Imbi Kota Jayapura, Rabu, (22/9).

Kepala Bidang Ekonomi Kreaktif Dinas Kebudayaan dan pariwisata Boni Asso mengatakan Kegiatan yang berlangsung dalam rangka perlindungan terhadap burung cenderawasih ini digelar karena selama ini burung tersebut diburu dan disalagunakan sehingga dibuatkan lomba pembuatan cenderawasih imitasi.

“Menindak lanjuti surat edaran Gubenrur dimana Gubernur melarang penggunaan hurung cenderawasi karena yang bisa di gunakan hanya pada peristiwa sakral, Maka lomba ini digelar,” katanya.

Dikatakan, jangan sampai cenderawasih disalah gunakan maka pihaknya membuat kreasi cenderawasi sebagai cenderamata bagi mereka yang datang dalam iven PON.

“Sovenir cenderawasih tetap kita pakai tapi tidak gunakan cenderwasi yang asli   karena ini burung sakral bagi orang Papua dan sudah makin Punah,” paparnya.

Disinggung soal palaksanaan  PON yang nantinya burung ini disalah gunakan maka dengan adanya imitasi ini kata Asso, dapat menjadi sofenir alternatif bagi para tamu PON.

“Sementara untuk PON dengan banyak yang datang, maka acara ini mencegah agar orang jangan pakai cenderwasih
Dalam PON, tetapi yang harus gunakan cenderawasi imitasi bukan yang asli, dan kami berharap bapak gubenur kami juga gunakan ini tapi yang terbaik,” katanya

Ia  Berharap mereka yang sudah ikut lomba ini bisa diterapkan di masyarakat.

“Kami harapkan mereka berkreasi dan bisa memberikan manfaat ekonomi. Dan dengan begini bisa memberikan manfaat ekonomi dan secara tidak langsung juga burung surga kami ini tetap terlindungi,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta lomba Mitra Gaharu dari Kabupaten Keerom Sobihan mengatakan dengan karya imitasi ini akan melindungi cenderawasih dari kepunaan sehingga dirinya sangat antusias.

“Saya bisa melayani PB PON Papua dan PON Jawa Barat cenderawasih ini hasil karya kami yang 80% dari serat kulit kelapa dan bisa di buat secara masal, ini akan menyelamatkan cenderawasi dengan kulit kelapa,” katanya, (oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *