Banyak Jaringan Pipa Air PDAM Bocor Akibat Penggalian Kabel oleh Warga

Petugas PDAM memperbaiki pipa air yang bocor di depan gereja katolik  Argapura akibat penggalian kabel Telkom yang sudah tak digunakan di wilayah Hamadi Selasa (21/9)kemarin. (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA– Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)Jayapura Dr.H.Entis Sutisna, SE.,MM.,mengungkapkan  adanya aktivitas sekelompok masyarakat pada malam hari yang melakukan penggalian kabel Telkom yang tidak digunakan lagi, hingga mengakibatkan jaringan pipa PDAM Jayapura di beberapa titik mengalami kebocoran.

“Kejadian ini terjadi di pertigaan hamadi hingga weref, Distrik Jayapura Selatan dan sudah ada 10 titik jaringan pipa PDAM terkena galian hingga terjadi kebocoran,”kata Entis, Selasa (21/9) kemarin.

“Dari laporan staf saya di lapangan ada masyarakat melakukan penggalian kabel Telkom yang sudah tidak digunakan, dari penggalian ini mengakibatkan ada beberapa titik jaringan pipa PDAM kena imbasnya akhirnya bocor, ada juga galian yang ditinggalkan begitu saja hanya mengambil kabel, tentu ini merugikan PDAM Jayapura karena petugas harus turun ke lapangan untuk memperbaiki jaringan pipa air yang bocor,”sambungnya.

Menurut Entis, jika banyak jaringan pipa air yang bocor tentu akan mempengaruhi pelayanan air bersih di pelanggan, dan untuk melakukan perbaikan pastinya harus memastikan dulu jaringan air di pusatnya, ini juga merugikan pelayanan ke pelanggan.

Hal lainnya jaringan pipa air yang bocor ukuran 2 inchi saja sudah petugas repot apalagi, nanti jika terjadi kebocoran di ukuran pipa yang besar tentu lebih repot lagi.

Disamping itu, petugas PDAM Jayapura telah menegur sekelompok orang yang melakukan penggalian pada malam hari saat ditegur petugas PDAM malah mengancam tentu ini sangat disayangkan sekali.

“Kami sudah melapor ke Polsek Japsel kami minta Polsek Japsel bisa melakukan patroli malam hari jika ada aktivitas yang ditemukan melakukan penggalian kabel Telkom tentu Polsek bisa  menindaknya,”bebernya.

Entis jug menjelaskan, saat ini PDAM Jayapura berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan pembenahan jaringan pipa air kepada pelanggan, tempat usaha dan lainnya apalagi jelang PON XX,  PDAM bekerja ekstra keras untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih kontingen yang ada di Kabupaten dan Kota Jayapura.

Entis juga menegaskan, jika memang dilakukan penggalian sesuai dengan standar dan tidak merugikan PDAM tentu saja tidak ada masalah, namun yang terjadi sekarang ini adalah aktivitas penggalian kabel yang dilakukan oleh masyarakat di sepanjang jalan pertigaan Hamadi sampai Weref sangat merugikan karena membuat bocor pipa PDAM.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *