Softball Menandai Seluruh Pertandingan PON Papua

Atlet Softball Putra DKI Jakarta saat melakukan latihan di Stadion Baseball dan Softball Uncen, Senin (20/9). (Erik/Cepos)

 

Upacara seremonial penyambutan salah satu kontingen kontingen PON XX Papua di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (20/9).  (Robert Mboik Cepos)

*Kontingen Peserta PON Diterima Secara Adat Budaya Papua
JAYAPURA-Cabang olahraga Softball Putra akan mengawali seluruh pertandingan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2021 Papua. Softball putra mulai dipertandingkan pada tanggal 22 September besok di Stadion Baseball dan Softball Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura.
Rencananya, Selasa (21/9) hari ini akan dilakukan technical meeting terkait jadwal pertandingan.
Diketahui, Softball Putra akan diikuti tujuh kontingen, termasuk Papua selaku tuan rumah. Tim lain yang akan ikut bertanding dalam PON XX ialah Lampung, DKI Jakarta, Banten, Papua Barat, Kalimantan Timur dan juara bertahan Sulawesi Utara.
Rencana pertandingan babak penyisihan Softball Putra akan dilaksanakan pada 22-29 September, kemudian babak semi final dan final akan digelar di Stadion Baseball dan Softball Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada tanggal 1 dan 3 Oktober 2021.
Selain Papua sebagai tuan rumah, kontingen DKI Jakarta berambisi untuk menjadi yang terbaik dalam PON kali ini. Tim ibukota ini memboyong 15 atlet terbaiknya. DKI Jakarta mengaku siap tempur untuk menjadi yang terbaik dalam event olahraga nasional empat tahunan tersebut.
“Persiapan kami sudah siap 100 persen. Kami hanya sekarang tinggal menyatukan visi, penyesuaian lapangan, dan kekompakan tim kami. Kalau secara teknik kami sudah siap tempur. Intinya kami datang ke sini, siap untuk bertanding. Target tentunya yang terbaik, medali emas,” ungkap pelatih pelatih kepala Softball Putra DKI Jakarta, Rafly Mustafa kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Baseball dan Softball Uncen, Senin (20/9).
Disinggung soal calon lawan kuat, Rafli mengaku bahwa seluruh kontestan memiliki peluang yang sama dalam mendulang medali emas.
“Kalau yang terkuat, saya rasa semua tim yang di sini sudah mempersiapkan yang terbaik. Semuanya kami anggap lawan yang kuat bagi kami,” ujar Rafly.
Bahkan dalam melancarkan misinya demi prestasi, Refly menyebutkan bahwa mereka jauh hari sudah membiasakan atletnya berlatih pada situasi panas.
“Adaptasi sebelumnya sudah kami persiapkan karena kita tahu di sini (Jayapura) cuacanya cukup panas. Sebelum ke sini, kami sudah mempersiapkan semua itu. Jadi kami benar-benar persiapkan diri untuk itu,” ucap Rafly.
Selain itu, Rafly juga merasa puas dengan venue yang akan mereka gunakan, baik babak penyisihan dan babak final. “Kalau venue saya rasa sudah cukup bagus, karena ini kan venue baru. Kami sudah siap menyambut pertandingan,” pungkasnya.
Sementara itu, sejumlah kontingen peserta PON Papua mulai berdatangan ke Papua, dalam rangka mengikuti kegiatan PON XX Papua yang akan diselenggarakan pada Oktober tahun ini.
Sekretaris Sub PB PON Kabupaten Jayapura, Timothius Demetouw mengatakan, penyambutan kontingen ini dilakukan di Sekretariat Sub PB PON Kabupaten Jayapura yang ada di Stadion Barnabas Youwe (SBY).
“Seremonial penjemputan mereka, kita lakukan di SBY. Ini tanggung jawab kami dengan PB PON Papua,” kata Timothius Demetouw, Senin, (20/9).
Pantauan media ini, penjemputan kontingen yang datang itu, dimulai dari Bandara Sentani. Saat tiba di bandara, sejumlah kontingen tersebut langsung diarahkan naik bus dan selanjutnya menuju stadion Barnabas Youwe untuk dilakukan upacara penyambutan. Penyambutan ini dilakukan dengan tata cara adat dan budaya Papua. Dimana, setiap kontingen yang datang diberikan pengalungan Noken dan dikenakan mahkota khas Papua.
Disamping itu, tim tarian tradisional khas Papua juga mengiringi jalanya rangkaian prosesi kegiatan penyambutan tersebut. Dalam acara penyambutan ini, kontingen yang tiba di SBY langsung memvalidasi dan memverifikasi data mereka pada tim kesehatan.
“Jadi mereka datang langsung diarahkan untuk memverifikasi data mereka melalui eHAC, ” katanya.
Ada sejumlah SDM yang terlibat langsung dalam acara penyambutan itu. Mulai dari anggota keamanan, relawan, tim tari dan masih banyak SDM lainya yang dilibatkan dalam acara penyambutan itu.
Dapat dipastikan, setelah melakukan validasi data, setiap kontingen ini langsung diarahkan ke masing-masing tempat penginapan.
“Kalau yang dari kota langsung berangkat ke kota, tapi yang di kabupaten, dari kontingen itu kita bagi ke dalam masing-masing cabor. Selanjutnya kita pisahkan lagi, atlet perempuan kita arahkan ke tempat penginapan mereka, begitu juga dengan atlet laki-laki, ” ungkapnya.
Hingga berita ini ditulis, panitia sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura belum bisa memastikan berapa banyak jumlah kontingen yang sudah datang. Karena, ada beberapa kontingen yang lebih dulu datang di luar jadwal yang sudah ditetapkan panitia. Kendati demikian, semua kontingen yang datang mendahului jadwal resmi itu, sudah melaporkan diri kepada panitia penyelenggara.
Beberapa kontingen yang berhasil didata media ini yang sudah tiba di Papua yakni kontingen DKI Jakarta, Jogjakarta, Lampung, Jawa Barat, NTB, Maluku. Panitia mengklaim, kontingen yang sudah tiba di Papua, sudah lebih dari yang disebutkan itu. Jadwal kedatangan kontingen peserta PON Papua itu akan terus berlangsung sampai tanggal 2 Oktober nanti.
“Jadwal kedatangan kontingen ini mulai dari tanggal 19 September sampai tanggal 2 Oktober. Ini sesuai jadwal yang ditetapkan panitia,” ungkapnya. (eri/roy/gin/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *