Papua Miliki Kekuatan Seni Budaya Menjanjikan

Eka Nusa Pertiwi (kanan) ketika memberikan materi kepada peserta pelatihan teater di Hotel Batiqa, Entrop, Senin (20/9) kemarin. (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Ketua Komite Seni Budaya Nasional (KSBN), Hendardji Soepandji mengapresiasi kegiatan pelatihan teater yang digelar KSBP Provinsi Papua. Pasalnya antusias peserta ternyata mencapai 100 orang lebih. Namun karena pandemi akhirnya hanya dibatasi 40 peserta. Ia mengakui bahwa kekuatan seni dan budaya di Papua snagat menjanjikan, hanya saja ini semua belum tergarap maksimal. Padahal kata dia bila itu digarap secara apik maka bisa mengundang perhatian negara luar untuk datang dan menyaksikan apa yang dimiliki. Disini Hendardji juga mengapresiasi semangat yang dimiliki anak – anak muda di Papua mengingat untuk menulis naskah sejatinya tidak mudah, seni peran juga tidak gampang sebab 10 orang masing – masing memiliki peran yang berbeda.
Begitu juga dengan menjadi sutradara yang memiliki tugas harus menyiapkan tontonan yang menarik termasuk pada managemen pengelolaan. “Papua memiliki potensi besar sebab sudah memiliki basis seni budaya yang kuat. Bayangkan 250 suku apakah ini bukan kekuatan?,” puji Ketua KSBN dalam pembukaan pelatihan teater di Hotel Batiqa, Entrop, Senin (20/9). Ia bahkan menyebut bahwa itu bisa menjadi kekuatan seni budaya di Indonesia. “Saya pikir jika kita bersaing dalam teknologi mungkin saja Indonesia kalah dari negara – negara lain tapi soal seni dan budaya itu menjadi kekuatan yang tidak banyak dimiliki negara – negara lain.
“Salah satu contoh yang bisa digarap adalah terkait rumah semut di Merauke dimana jika itu digarap maka sangat memungkinkan menjadi tontonan yang menarik bagi negara – negara tetangga,” bebernya. Ia juga berharap tim peserta pelatihan ini bisa menunjukkan hasil karyanya di acara PON. “Harus bisa tampil dalam PON nanti,” imbuhnya. Ini juga memukau aktris Eka Nusa Pertiwi yang menjadi salah satu pemateri. “Banyak yang menarik di Papua dan saya melihat ada potensi besar yang belum tergarap,” jelas Eka yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Suara Teater Nusantara. Eka sendiri sudah membintangi beberapa film diantaranya Mata Tertutup, Tengkorak, Perempuan Tanah dan The Window. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *