Animo Warga Ikuti Vaksin Covid-19 di 4 Kluster PON 2021 Sangat Baik

Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, SIK., MH., didampingi Dirbinmas Polda Papua Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, SIK., melakukan peninjauan pelaksanaan Vaksinasi di gereja GPDP Hosana, Senin (20/9). (Humas Polda Papua)

 

Sosialisasi vaksin di RRI oleh Kabid Yankes Pusdokkes Polri Kombes Pol Dr. Farid Amansyah, tokoh agama Toni Wanggai dan Pdt. MPA Maury, S.Th, Senin (20/9) (Humas Polda Papua)

*Sosialisasi Vaksinasi Gencar Dilakukan TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan Para Tokoh di Papua
JAYAPURA-Kepolisian Daerah Papua bersama TNI, pemerintah daerah dan relawan terus gencar melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Vaksinasi dilakukan dengan cara membuka gerai-gerai vaksin di beberapa titik dan pusat-pusat keramaian.
Banyak cara yang dilakukan oleh tim dalam memberikan edukasi vaksin kepada masyarakat. Salah satunya, memberikan sembako kepada masyarakat yang melakukan vaksin di gerai-gerai yang telah disediakan oleh tim bersama relawan.
Seperti contoh pelaksanaan Vaksinasi Presisi Senin (21/9) di beberapa titik di antaranya Lapangan Tenis Mapolda Papua, BPOM, Terminal Baru Entrop, Gereja GKN Aletheia dan Gereja GPDP Hosana. Animo masyarakat untuk mendatangi gerai-gerai vaksin yang telah disediakan cukup banyak.
Kakorbinmas Baharkam, Polri Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, SIK., MH., didampingi Dirbinmas Polda Papua Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, SIK., saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Gereja GPDP Hosana mengaku bahagia karena gereja juga hadir sebagai pelayan kepada Tuhan dan juga sebagai pelayan vaksin kepada masyarakat.
“Vaksin ini merupakan program pemerintah untuk bisa menyehatkan masyarakat guna mencegah dari tertularnya virus Covid-19. Saya ucapkan terimakasih kepada para bapak Pendeta yang telah menyiapkan tempat, sehingga terselenggaranya vaksinasi di gereja GPDP Hosana dan saya ucapakan terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia untuk divaksin dalam rangka menjaga kesehatan tubuh dari paparan virus Covid-19. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Jayapura yang belum melaksanakan vaksin mari kita lakukan vaksin guna mewujudkan herd immunity.
“Kepada masyarakat yang berada di sekitar silahkan datang ke tempat ini, kami akan terus melayani kegiatan vaksinasi karena tujuannya untuk menyehatkan masyarakat dan tercapainya target dari pemerintah yakni 70% masyarakat yang sudah di vaksin agar dapat menyaksikan pertandingan PON XX Papua secara langsung,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia  (API) Provinsi Papua Pdt Jimmy Koirewoa S.Th mengatakan, kegiatan vaksinasi diprakarsai oleh Asosiasi Pendeta Indonesia dengan tujuan menyelamatkan Orang Asli Papua dari virus Covid-19.
“Kita menyadari bahwa kita berhadapan dengan beberapa pandangan yang berseberangan dengan kita akibat dari banyaknya berita hoaks yang beredar saat pandemi. Saya menyampaikan pada jemaat bahwa vaksinasi merupakan hal yang aman, bukan hanya aman tetapi merupakan solusi untuk melindungi Masyarakat Papua dari kematian,” tutur Pdt Jimmy.
Dikatakan, para pendeta dan umat Tuhan jangan terpengaruh oleh berita hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Semua pihak menurutnya harus perangi berita hoaks dengan mengikuti vaksin di gerai – gerai vaksin terdekat.
Lanjutnya, API mempunyai target 1.000 umat Tuhan untuk vaksinasi, dan itu tidak bisa dicapai dalam waktu sekejap. “Harus sedikit demi sedikit kita berpindah dari gereja ke gereja untuk mengajak para jemaat untuk sukseskan kegiatan vaksinasi ini,” kata Pdt Jimmy.
Sementara itu, Kabidyankes Pusdokkes Polri Kombes Pol Dr. Farid Amansyah didampingi tokoh agama saat melaksanakan dialog interaktif menyampaikan target secara umum seluruh Indonesia pencapaian hard immunity sebanyak 208 juta orang yang akan divaksin. Namun karena melaksanakan vaksinasi dua kali sehingga 416 juta penduduk Indonesia dilakukan vaksinasi.
“Dari target tersebut, Polri diberi amanah oleh Presiden Republik Indonesia agar 20 % dari target itu dilaksanakan oleh insitusi Polri. Oleh karena itu Polri melakukan akselerasi vaksinasi di seluruh Indonesia termasuk di Provinsi Papua dalam rangka PON,” terangnya.
Khusus untuk Kabupaten Jayapura, Mimika, Merauke dan Keerom sasarannya sebanyak 648.622 orang. Apabila dari angka tersebut diambil 70% untuk memenuhi hard immunity maka sebanyak 454.000 orang yang ada di venue PON akan dilakukan vaksinasi.
“Ini merupakan target yang luar biasa, kalau dilaksanakan sendiri oleh Dinas Kesehatan dan komponen lainnya tentu tidak sanggup, sehingga Polri gencar melaksanakan akslerasi vaksinasi. Kita bisa lihat banyak akslerasi vaksinasi yang dilaksanakan Polri terutama di empat klaster Venue PON dan satu penunjang,” jelasnya.
Ia berharap antusias masyarakat melaksanakan vaksinasi ini bisa ditingkatkan sehingga hard imunity di tiap-tiap venue PON bisa tercapai.
“Mari kita sukseskan gerakan Vaksinasi Nasional, apalagi Provinsi Papua akan menjadi tuan rumah PON XX.  Tunjukan menjadi tuan rumah yang baik dengan telah melakukan vaksinasi agar PON XX tahun 2021 di Provinsi Papua dapat terselenggara dengan sehat aman dan lancar,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *