Menjadi Wanita-Wanita Yang Dapat Melahirkan Cahaya Kasih di Tanah Papua

 

Perwakilan Alumni Astri Nurjaya, Natalia Yonggong, Rektris Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya, SR. Monica Pauang, YMY, Ketua BPA Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya, Helda Gabriela Kossay dan Pastor Paroki Gereja Katolik Gembala Baik Abepura, Barnabas, Pr, saat memukul tifa sebagai lambang dimulainya kegiatan pencanangan 50 tahun Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya yang berlangsung di Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya Padang Bulan, Distrik Heram, Kota Jayapura, Sabtu (18/9). (Yewen/Cepos)

Melihat Pencanangan Pesta Emas Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya

Menjadi Wanita-Wanita Yang Dapat Melahirkan Cahaya Kasih di Tanah Papua

Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya pada tanggal 4 Januari 2021 mendatang akan genap berusia 50 tahun. Ini merupakan usia emas bagi asrama putri yang berada di Jalan Sosiri, Padang Bulan, Distrik Heram, Kota Jayapura ini. Seperti apa pencanangan pesta emas yang akan dilakukan asrama yang sering disebut Astri Nurjaya ini?

Laporan: Roberthus Yewen

Sebelum memasuki usia 50 tahun atau pesta emas pada 4 Januari 2022 mendatang, Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya melakukan pencanangan terhadap berbagai kegiatan yang akan dilakukan dalam menyongsong pesta emas Astri Nurjaya tersebut.

Dalam pencanangan pesta emas ini diawali dengan ibadah bersama. Selanjutnya dilakukan beberapa hiburan seperti membaca puisi dengan judul Rumah Kami dan Kenangan Indah Di Astri Nurjaya yang dibacakan oleh penghuni. Tak hanya itu, ada juga tarian-tarian dan lagu vokal group yang dibawakan oleh para penghuni dalam pencanangan 50 asrama mereka tersebut.

Dalam tema pencanangan pesta emas, yaitu Menjadikan Astri Nurjaya Sebagai Wadah untuk Melahirkan Wanita-Wanita yang Memancarkan Cahaya Kasih di Tanah Papua dan sub tema Dengan Merayakan Pesta Emas 50 tahun Asrama Mahasiswa Katolik Nurjaya Kita Menjadi Cahaya yang Berdasarkan pada Terang Injil bagi Gereja dan Masyarakat.

Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya sendiri telah berdiri sejak 4 Januari 1972. Sehingga pada tahun 2021 ini genap berusia 49 tahun dan pada tahun 2022 mendatang akan genap berusia 50 tahun. Tak heran sejak Angkatan pertama hingga saat ini banyak alumni-alumni Asrama Astri Nurjaya yang bekerja diberbagai daerah, baik di dalam Papua dan luar Papua serta yang bekerja di luar negeri.

“Untuk jumlah saya belum tahu pasti, tetapi alumni sudah tersebar di mana-mana. Luar biasa, karena dari rumah ini lahir banyak perempuan-perempuan sukses di luar sana,” ungkapnya perwakilan Alumni Astri Nurjaya, Natalia Yonggong disela-sela pencanangan 50 tahun Asrama Astri Nurjaya.

Mantan Ketua BPA tahun 2005-2006 berharap, kepada para penghuni untuk tetap menjaga keamanan di Astri Nurjaya dan tetap menggapai cita-cita dari rumah ini dan ketika keluar nanti semua hal yang baik akan dibawakan dan dapat diterapkan dalam keluarga, tempat dimana bekerja dan tempat untuk berkarya

Selama pencanangan pesta emas Asrama Astri Nurjaya ini akan dilaksanakan berbagai kegiatan yang dilakukan secara internal maupun eksternal. Kegiatan eksternal yang dilakukan adalah mengunjungi panti asuhan dan membagikan masker kepada warga mayarakat.

Sementara kegiatan internal adalah perlombaan bola voly setiap angkatan, gawang mini setiap angkatan, lomba Mazmur, lomba baca kitab suci, lomba kebersihan dan pihaknya berharap semoga tahun depan perayaan pesta emas Astri Nurjaya bisa berjalan lebih meriah lagi.

“Kami harap tahun depan kalau Covid-19 sudah berlalu, maka kami akan kembali ke rencana semula. Karena pada awalnya direncanakan reuni akbar. Karena Covid-19, maka dirayakan secara sederhana untuk solider juga kepada saudara-saudara kita yang kena Covid-19,”ujar Rektris Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya, SR. Monica Pauang, YMY

Sementara itu, Ketua BPA Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya, Helda Gabriela Kossay menyampaikan, menyongsong pesta emas ini pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan yang akan melibatkan asrama-asrama dan komunitas-komunitas yang ada di Kota Jayapura.

“Ada bakti sosial berupa kunjungan ke panti asuhan untuk berbagai kepada anak-anak yang ada di panti asuhan,” ujar Helda.

Mahasiswi Politeknik Kesehatan Jayapura ini berharap dukungan dari para alumni berupa masukan dan material untuk mensukseskan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan untuk menyongsong pesta emas.

“Pesta emas, sehingga kami ingin sekali lakukan lebih meriah dan intinya dapat memberikan kesan yang bermakna buat kita semua,” harapnya. (bet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *