Toko Bangunan Dibobol, Barang Senilai Ratusan Juta Raib

Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Mattinetta, S.Sos, MM saat meminta keterangan dari Pemilik Toko Papua Mikaria Manik yang sedang menginventarisir barang yang hilang dan yang berhasil ditemukan polisi (Denny/ Cepos )

Selang 12 Jam Dua Pelaku Berhasil Dibekuk
WAMENA-Toko bangunan di jalan Trikora Wamena dilaporkan dibobol maling pada Jumat (17/9) dini hari. Akibat aksi pencurian ini, sejumlah barang senilai ratusan juta raib digondol pencuri.
Namun, berselang 12 jam kemudian, dua pelaku dengan inisial LH dan AH yang sempat terekam CCTV saat melakukan aksinya berhasil dibekuk oleh tim Opnal Reskrim Polres Jayawijaya. Keduanya ditangkap bersama di jembatan Pasar Jibama saat sedang mengkonsumsi miras.
Dua pelaku tak bisa mengelak setelah anggota melakukan pemeriksaan badan dan menemukan beberapa kunci gembok yang disimpan di celana pendek yang digunakan kedua pelaku. keduanya langsung diamankan di Polsek. Sementara usai diperiksa dan dipastikan pelakunya, maka kedua pelaku langsung dibawa ke Polres Jayawijaya.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Mattinetta,S.Sos. MM ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan adanya pencurian di Toko Papua (Bangunan). Kedua pelaku berhasil ditangkap berdasar rekaman CCTV. “Saat itu terduga pelaku sedang menkonsumsi miras di pinggiran jalan dekat Jembatan Jibama sehingga tim opsnal langsung mengamankan sementara di Polsek Wamena Kota untuk melanjutkan patroli,”ungkapnya Jumat (17/9) kemarin.
Berdasarkan analisa dari rekaman CCTV dua pelaku, kata Mattinetta, dipastikan keduanya yang melakukan pembobolan toko. Selain itu, kedua pelaku juga mengakui yang melakukan pembobolan toko bangunan di Jalan Trikora.
“Saat keduanya dibawa ke rumahnya, maka barang bukti berupa mesin Skap Kayu 2 buah, senso besar 1 buah dan barnya, gergaji mesin 3 unit, mesin Bor 1 unit, amlas mesin 2 unit, Gurinda 1 Unit dan Router 2 unit. Berhasil diamankan dari pelaku yang disimpan di atas Plafon rumahnya,” katanya.
Ia menyatakan kerugian yang ditafsir sekitar Ratusan Juta, karena masih ada barang yang belum ditemukan. Sementara kedua pelaku belum bisa diambil keterangannya karena masih dipengaruhi minuman keras, keduanya merupakan saudara kakak beradik.
“Kami lihat ada indikasi masih ada pelaku lainnya, hanya saja kedua pelaku ini belum mau meyampaikan mungkin masih dalam keadaan mabuk, jadi belum memberikan keterangan,” beber Matinetta yang mengaku kedua pelaku bakal dijerat dengan 363 dan 362 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Secara terpisah Pemilik Toko Papua, Mikaria Manik menjelaskan baru dirinya baru mengetahui tokonya dibobol maling setelah mendapatkan telepon dari seorang temannya pukul 04.00 WIT subuh bahwa toko miliknya dibongkar. Saat tiba ke toko, dirinya melihat pintu roling dor telah terbuka semua. Menurutnya masih terlihat beberapa orang duduk di ujung tapi ia tak berani datangi karena keduanya membawa parang

“Kejadian itu sekitar pukul 00.30 WITsesuai dengan waktu rekaman CCTV, saat saya masuk ke toko kita lihat barang sudah hilang di atas etalase berupa mesin-mesin bangunan,” bebernya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *