Cek Persiapan Penyambutan Kirab Api PON di Wamena

Rapat Pelaksanaan Pengecekan Kirab Api PON XX yang dipimpin Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi, Rabu (15/9). (Denny/ Cepos )

WAMENA – Pemda Jayawijaya melakukan pengecekan kembali persiapan pelaksanaan Kirab Api PON XX yang direncanakan pada 29 September akan melintasi Jayawijaya sebagai perwakilan dari Wilayah Adat Lapago. Dimana pengecekan persiapan ini bersama dengan Event Organizer (EO) yang akan menyelenggarakan acara ini di Wamena.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, Msi menyatakan persiapan Kirab Api PON XX akan dilaksanakan pada 29 September sampai dengan 30 September barulah akan meninggalkan Wamena untuk dilepas lagi ke Merauke.
“Kami sudah melakukan pengecekan dari EO sendiri, pengamanan, semua yang dipersiapkan dalam perencanaan itu dan nanti di H-7 dilakukan Gladi Kotor dan H-1 akan dilakukan Gladi bersih untuk rencana penjemputan api PON XX,”ungkapnya Rabu (15/9) lalu.
Ia menyatakan, dalam pelaksanaan Kirab api PON ini akan mengundang perhatian warga, sehingga penerapan protokol kesehatan akan diutamakan, sehingga dalam rapat persiapan kemarin ada tim kesehatan yang akan mengawasi.
“Kalau warga ingin menonton dan datang ke Pameran yang dilakukan sehari, semua tetap dalam protokol kesehatan di setiap pintu masuk dan keluar sehingga tetap ada pengawasan yang dilakukan dalam pelaksanaan Kirap api PON XX,”katanya.
Untuk pembiayaan acara ini, Kata Jhon Banua, semua nanti dibiayai oleh EO karena pembiayaan mereka semua dari PB PON atau KONI. Karena EO ini yang ditunjuk menyelenggarakan acara penjemputan Api PON disini, sehingga Pemerintah dan masyarakat jayawijaya akan menjemput api PON sampai pada pelepasan kembali.
“Saat penjemputan ada beberapa acara yang dilakukan seperti Pameran Seni Budaya, dan beberapa hiburan sampai pelepasan kembali, artinya acara yang dilakukan hanya sehari,” katanya.
Bupati juga mengaku sedang berkoordinasi dengan PB PON, karena Jayawijaya hanya diberikan Stand untuk memperjualbelikan pernak pernik pada saat pembukaan dan penutupan saja, sementara yang dinginkan hasil kerajinan tangan dari masyarakat itu bisa didagangkan sepanjang pelaksanaan PON di jayapura.
Secara terpisah Panitia EO kirab Api PON XX Jayawijaya Leonard menyatakan dari persiapan di hari H pada saat api datang di Bandara Wamena akan dilakukan prosesi dari Timika , dan yang akan terima adalah 4 atlet nasional dan Pasukan Inti yang membawa kirab api PON , sementara tim yang datang disebut tim terbang yang membawa bendera dan obor.
“Akan ada serah terima di Bandara oleh Kepala Bandara dan Komandan Lanud Wamena, dan api itu akan diarak keliling Kota Wamena,”pungkasnya.
Menurutnya, perarakat api PON ini melewwati jalur dari Bandara Wamena menuju Trikora, Pattimura, A. Yani , Jalan Irian , Sinakma dan Masuk ke Jalan Yos Sudarso, atlit yang dilibatkan Benny Elopere, Yan Yogobi , Perina Karoba dan Legenda bulutangkis Hariawan Susanto. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *