UMKM yang Belum Dilatih Tetap Terlibat dalam PON

Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar saat menyambangi pusat kuliner di Kantor Bupati Jayapura, pekan kemarin. UMKM yang belum dilatih tetap dilibatkan dalam PON nanti. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Panitia Sub PB PON Kabupaten Jayapura telah melatih sekitar 100 kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang akan dilibatkan dalam kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti. Mereka ini terdiri dari pengusaha kuliner dan yang bergerak di bidang souvenir.
Anggota panitia bidang sosial ekonomi, Sub PON Kabupaten Jayapura, Samyana Sambodo mengatakan, pelaku UMKM yang tidak ikut dilatih oleh panitia tetap bisa dilibatkan dalam PON nanti.
“100 UMKM ini akan kita tempatkan di venue-venue PON. Kemudian ada juga UMKM di luar dari 100 yang kita fasilitasi ini, tetap dilibatkan,” katanya.
Pihaknya hanya diberikan dana untuk memfasilitasi 100 UMKM itu. Para UMKM ini harus memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh panitia, salah satunya harus divaksin Covid-19. Dia mengaku, masih banyak UMKM yang tetap diakomodir dalam PON nanti. Hanya saja, mereka tidak dilibatkan langsung dalam venue PON, kecuali yang sudah mendapatkan pelatihan khusus.
Lanjut dia, pelatihan bagi UMKM yang difasilitasi oleh sub PB PON Kabupaten Jayapura itu mencakup beberapa hal diantaranya terkait pemanfaatan barcode
“Kita khawatirkan kebanyakan dari tamu PON ini tidak menggunakan uang cash, sehingga untuk mengantisipasinya, kami sudah mengundang bank supaya meregistrasi UMKM yang kita latih ini supaya bisa melayani pembayaran non tunai. Nanti setiap pembelian kita siapkan pakai barcode, sehingga orang langsung scan saja dan uang masuk ke rekening mereka,”ujarnya menambahkan. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *