Kuliner Bakso Banyak Diminati Masyarakat

Pedagang bakso yang mangkal sembari menunggu pembeli di dekat Jembatan Merah, Selasa (14/9). ( ayu/cepos )

JAYAPURA – Jembatan Youtefa atau biasa disebut Jembatan Merah sebagai ikon Kota Jayapura ramai dikunjungi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar Jayapura. Hal tersebut membuka ruang bagi pelaku usaha kuliner, termasuk penjual bakso yang banyak berjualan di pinggir jalan sebelum jembatan.
Bagus, salah satu penjual bakso mengaku telah berjualan ini dekat Jembatan Merah selama setahun. “Saya sudah satu tahun berjualan bakso di sini. Alhamdulillah penghasilannya lumayan, ”ujarnya wartawan Cenderawasih Pos Selasa (14/09).
Diakuinya sebelumnya ia menjajakan usaha ice cream namun bangkrut karena pandemi Covid-19. “Sebelumnya usaha ice cream saya bangkrut. Kemudian saya mengamati bahwa kuliner bakso masih banyak diminati masyarakat Kota Jayapura akhirnya saya beralih jualan bakso. Dari berjualan bakso, dirinya bisa mengantongi keuntungan rata-rata Rp 250 ribu/hari,”ungkapnya.
Hal sama juga diutarakan oleh Imam, penjual bakso lainnya. Menurutnya Malam Minggu dan Hari Minggu serta hari libur merupakan waktu yang paling ramai dan dagangan baksonya laris.
Setiap harinya dirinya buka dagangan dari jam 14.00 WIT hingga tengah malam. Dirinya juga menyediakan payung jika cuaca hujan maupun panas. “Bahkan kalau ramai di hari-hari tertentu saya baru tutup jam satu malam,”tandasnya. (cr-256/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *