Sebagian Mau Vaksin karena Persyaratan untuk Terbang 

Warga Kampung Tengah,  Lampu Satu Kelurahan Samkai Merauke saat datang melakukan vaksinasi yang dilakukan oleh Polres Merauke, Selasa (14/9) kemarin. (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Polres Merauke melakukan gerai vaksin presisi di Kampung Tengah,  Lampu Satu Kelurahan Samkai Merauke selama 2 hari dan berakhir  Selasa (14/9) kemarin. Dokter Salma, penangungjawab kegiatan  tersebut mengungkapkan bahwa untuk hari pertama, jumlah yang melakukan vaksin sebanyak 140 orang.

   Sementara di hari kedua sampai pukul 12.30 WIT, yang melakukan vaksin  baru 60 orang. “Yang kita berikan ini vaksin dosis I maupun dosis II,” katanya.

   Dr. Salma mengungkapkan, beberapa dari orang yang  datang tersebut mengaku mau vaksin karena ingin berangkat  keluar dari Merauke dengan menggunakan pesawat.  “Kan sekarang persyaratannya  untuk bisa naik pesawat itu harus menunjukan kartu vaksin. Kalau belum vaksin berarti tidak bisa  naik pesawat,” katanya.

   Selain itu,  karena  saat ini beberapa pelayanan   umum juga mengisyaratakan  baru dapat dilayani  ketika sudah mau divaksin.  Namun  Idiolia,  yang berumur di atas 50-an tahun mengaku jika  dirinya datang untuk menerima vaksin tersebut karena kesadaran pentingnya vaksin.

    “Kalau saya bukan karena mau berangkat, tapi karena memang kesadaran saya sendiri. Saya  orang rumah. Jadi sangat perlu dan memang harus punya kesadaran sendiri. Bahwa vaksin itu bukan untuk mematikan orang, tapi  menambah imunitas untuk kesehatan kita. Karena dari dulu  mengapa bayi diberi imunisasi supaya memiliki imunitas terhadap penyakit tertentu,’’ terangnya.

   Begitu juga dengan Vaksin Covid. Karena menurutnya, saat ini  terjadi pandemi Covid, sehingga untuk menambah  imun setiap warga negara, maka negara menyiapkan vaksin secara gratis.

   “Kalau ada yang tidak mau vaksin karena menganggap dirinya bisa mengatasi penyakit ini.  Tapi, penyakit  ini kita tidak lihat seperti apa, sehingga ketika  pemerintah menyiapkan vaksinnya  haruslah dengan kesadaran kita sendiri untuk vaksin agar  ketika kena virus ini  tidak terlalu parah,” tambahnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *