PB PON Minta Masyarakat jadi Tuan Rumah yang Baik

Yunus Wonda (Dok/cepos )

PON XX Siap Dilaksanakan !
JAYAPURA – Meski sebelumnya masih dikeluhkan soal adanya sejumlah kendala dalam pelaksanaan PON terlebih menyangkut anggaran, PB PON Papua kini memastikan bahwa Papua siap menggelar event akbar tersebut dengan semua kesiapan yang dimaksimalkan. PB PON nampaknya tak mau menjadikan anggaran sebagai alasan terganggunya perhelatan perdana ini. Bahkan Ketua PB PON, Yunus Wonda bahkan mengajak masyarakat dan warga di 34 provinsi untuk datang berkunjung ke Papua.
“Kami siap menyambut duta olahraga dari 34 provinsi di Indonesia dan tidak lama lagi para atlet akan berdatangan ke Papua dan kami dari panitia sudah menyiapkan semuanya,” kata Yunus saat menghubungi Cenderawasih Pos, Minggu (11/9). Ia kembali menyampaikan bahwa para atlet sudah berdatangan dan ia meminta masyarakat untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik. Ia meminta minta dukungan semua pihak termasuk menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat yang sudah membantu meski masih ada yang kurang – kurang.
Panitia kata Yunus tetap berjalan mensukseskan event ini meski tanpa harus menunggu Rp 1,4 triliun yang pernah diajukan. “Yang diberikan kepada kami adalah kepercayaan dan kami kami siap menjalankan,” bebernya. “Soal tanggungjawab pemerintah pusat itu persoalan waktu dan kami tak bisa menggunakan alasan tak ada anggaran akhirnya tidak bisa dilakukan. Untuk penginapan, konsumsi dan akomodasi semua aman. Silahkan kontingen datang,” ucapnya optimis. Yunus juga menyatakan bahwa hingga kini situasi keamanan di Papua masih kondusif dan ia tak melihat ada upaya – upaya menggagalkan atau mengganggu PON karenanya ia meminta masyarakat bisa membantu menjadi tuan rumah yang baik.
Semetara bentuk gangguan lain semisal soal hak ulayat dan pemalangan kata Yunus untuk Kota Jayapura sudah diklirkan semua termasuk daerah lain juga sedang dicarikan solusi bila masih ada yang belum diselesaikan. Ditanya soal penonton, kata Yunus sesuai penyampaian Menkopolhukam bahwa PON bisa ditonton siapa saja dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. “Kami harap semua sudah divaksin sebab ini persoalan kesehatan dan himbauan sudah kami sampaikan jauh – jauh hari dan yang bisa masuk pada event pembukaan itu yang sudah divaksin,” imbunya.
“Presiden yang akan membuka dan kami juga memastikan itu tanpa mahkota Cenderawasih. Kami akan cek kembali ke panitia untuk memastikan tak ada mahkota Cenderawasih,” tutup Yunus. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *