Gubernur Puji Kinerja Wali Kota Jayapura

Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., didampingi Wali Kota Jayapura, yang juga Ketua Sub PB PON Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., meresmikan Sekretariat Sub PB PON Kota Jayapura di Kompleks PTC Entrop, Jayapura Selatan, Sabtu (11/9) lalu. (GRATIANUS SILAS/CEPOS)

JAYAPURA – Sekretariat Sub PB PON Kota Jayapura diresmikan Gubernur Papua, Lukas Enembe di Papua Trade Center (PTC), Entrop, Sabtu (11/9) lalu. Peresmian kantor tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan dan komitmen Kota Jayapura sebagai salah satu sub klaster dalam menyuksekan PON XX 2021.
“Kita bersyukur hari ini kita resmikan Sekretariat Sub PB PON Kota Jayapura sebagai tempat untuk melakukan pekerjaan dalam pelaksanaan PON di Kota Jayapura,” terang Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., Sabtu (11/9) kemarin.
Gubernur Enembe menyebutkan bahwa hibah anggaran PON telah dilakukan ke Sub Klaster Kota Jayapura sehingga diharapkan Sub PB PON Kota Jayapura dapat menyukseskan penyelenggaraan PON Papua.
“Saya harap, bisa menjadi cikal bakal penyelenggaraan PON di Kota Jayapura. PON di Kota Jayapura harus kita sukseskan lebih baik lagi. Secara nasional akan puji kita kalau kita laksanakan (PON) dengan baik, dengan situasi yang aman,” tambahnya.
Enembe juga memberi apresiasinya kepada walikota Jayapura dan seluruh masyarakat yang berkontribusi tercapainya kesuksesan perhelatan empat tahunan tersebut. “Kami bangga klaster Kota Jayapura mendapatkan jumlah pertandingan cabor terbanyak. Terimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura yang punya keinginan tinggi untuk berupaya memajukan olahraga di tanah Paua,”ucapnya.
“Pada 19 September semua atlet sudah di sini (Papua). Harapan saya, tidak ada kejadian aneh-aneh. Tidak ada kejadian yang mencederai event nasional yang diselenggarakan di Papua. Secara khusus di Kota Jayapura yang menjadi klaster penyelenggara PON dari total 4 klaster yang ada, dengan cabor terbanyak yang dipertandingkan,” ungkap Lukas Enembe, SIP., MH., Sabtu (11/9) kemarin.
“Terima kasih seluruh masyarakat Jayapura, serta semua Ondoafi serta masyarakat adat yang mendukung sukses PON Papua. Terima kasih Wali Kota Jayapura yang mengambil langkah, meminta masyarakat adat di Kota Jayapura agar tidak ada palang-memalang,” sambungnya.
Menurut Gubernur Enembe, berdasarkan pengamatannya selama ini langkah yang diambil putra asli Port Numbay itu sudah benar. “Langkah yang diambil Wali Kota Jayapura itu sudah benar. Sentani salah. Bupatinya bawa di para-para. Tidak bisa. Ini salah langkah dia. Tapi wali kota sudah bagus. Kami sudah ikuti. Terima kasih untuk seluruh masyarakat Kota Jayapura. Saya berdoa, kita menjadi tuan rumah ini, sampai detik ini tidak ada palang-memalang,” tambahnya.
Dalam persiapan penyelenggaraan PON di Papua, khususnya klaster Kota Jayapura, Gubernur Enembe menyampaikan bahwa venue cabor dayung di Holtekamp sedikit lagi rampung. Begitu pula dengan Paralayang di Kampung Buton.
“Tapi tidak ada palang-memalang. Demikian dalam waktu dekat pasti selesai. Anak-anak kita sudah siap (bertanding). Terima kasih Kota Jayapura, masyarakat Kota Jayapura yang punya keinginan tinggi untuk memajukan olahraga di tanah Papua,” tegasnya.
Sebelumnya Wali Kota Jayapura sekaligus Ketua Umum Sub PB PON klaster Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano telah mengadakan pertemuan dengan pemilik hak ulayat dan para ondoafi. “Mengenai hak ulayat tidak ada masalah. Kunjungan kita bersama bapak Kapolda , Bapak Pangdam, Kapolresta dan Dandim 1701 menemui ondoafi pemilik hak ulayat. Kita bertemu di Polresta Jayapura dan saya telah menyerahkan tali asih kepada mereka dan mereka mengaku tidak akan mengganggu saat pertandingan,”ujarnya.
Mengenai tuntutan mereka pada venue di Stadion Mandala, pihaknya mengatakan akan diselesaikan setelah PON selesai. Begitu pula halnya dengan venue dayung. Forkopimda kota telah melakukan pendekatan terhadap para masyarakat adat suku Hanasbey, Fingkreuw, Sani dan Hanuebi.
Dengan diresmikannya Sekretariat Sub PB PON klaster Kota Jayapura, BTM mengatakan Kota Jayapura telah siap 100% menyambut PON. “Kantor yang baru diresmikan ini akan kita gunakan untuk menyusun dan merencanakan kesiapan PON klaster Kota Jayapura dalam hal konsumsi, akomodasi dan transportasi.” Imbuhnya. (gr/cr-265/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *