Tingkatkan Pengawasan Dana Otsus, PCW Gelar Bimtek

Koordinator Papua Corruption Watch (PCW) Hasbi Sueb ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengawasan penggunaan dana Otsus di Papua, di Biak, Senin (6/9). (Fiktor/Cepos)

BIAK-Pengawasan terhadap penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) di Papua dinilai sangat penting mendapat perhatian serius dari semua pihak, dengan maksud anggaran tersebut benar-benar tepat sasaran penggunaannya. Tak hanya pengawasan, namun kegiatan yang sifatnya memberikan edukasi dan pendampingan supaya tidak disalahgunakan dinilai sangat penting.
Demikian diungkapkan Koordinator Papua Corruption Watch (PCW) Hasbi Sueb ketika memberikan ketengan pers kepada wartawan terkait dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengawasan penggunaan dana Otsus di Papua, di Biak, Senin (6/9).
“Pengawasan terhadap penggunaan dana Otsus sangat penting menjadi perhatian bersama, kita harus memastikan bahwa dana yang diperuntukan bagi masyarakat Papua ini benar-benar tepat sasaran dan sampai ke masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu satu persepsi dan pandangan tentang bagaimana memberikan edukasi, pendampingan dan pengawasan,” ujarnya.
Terkait dengan itu, lanjunya, maka PCW akan menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) dengan melibatkan semua pihak terkait, Bimtek ini akan digelar dengan tujuan untuk menyatukan pandangan tentang bagaimana mengoptimalkan pengawasan terhadap penggunaan dana-dana Otsus di Papua, termasuk di semua kabupaten/kota.
“Jadi dalam Bimtek ini kami melibatkan langsung semua stakeholder, pemuda, OKP, tokoh masyarakat, kalangan penegak hukum dari berbagai institusi, kami juga mengundang BPK, KPK, pihak Kejaksaan, Kepolisian dan praktisi. Banyak peserta ataupun nara sumber juga kami akan hadirkan dalam bentuk zoom meeting karena suasananya masih pandemic Covid-19,” kata Hasbi didampingi Koordiator Bidang Hukum PCW Taufik Darus.
Dalam Bimtek yang akan berlangsung selama dua hari ini akan menghadirkan sejumlah pemateri yang memang sudah pakar dibidangkannya masing-masing, namun sebagian pemateri akan dihadirkan secara zoom meeting.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *