Siapkan Rencana Kontinjensi Antisipasi Bencana

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari pimpin Rapat Simulasi Kegawatdaruratan PON Papua di Sub Klaster Kota Jayapura, di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (6/9) kemarin. (Humas)

*Saat PON dan Peparnas di sub klaster Kota Jayapura
JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, menekankan betapa pentingnya rencana kontigensi dalam Rapat Simulasi Kegawatdaruratan PON Papua di Sub Klaster Kota Jayapura, di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (6/9) kemarin.
“Ada event berturut-turut yang dilaksanakan di Papua, PON dan Peparnas, khususnya kita sebagai Sub Klaster Kota Jayapura. Demikian, betapa pentingnya kita mengetahui rencana kontijensi ini. Pasalnya, kita tidak pernah menyangka bencana itu kapan datangnya, kapan terjadi, sehingga ketika terjadi, setidaknya kita sudah siap,” terang dr. Ni Nyoman Sri Antari, Senin (6/9) kemarin.
Bencana yang kerap terjadi tak ayal seperti longsor, banjir, kebakaran, hingga banjir bandang yang pernah terjadi.
“Jadi, bagaimana kita lebih tahu lagi penanganannya, lebih siap lagi melalui sistem yang kita bangun, sehingga jadi mudah berkoordinasi. Selama ini, kalau ada kebakaran, wilayah puskesmas itu sudah menangani. Saya coba seperti itu, dan mereka sudah siap dengan laporan harian,” jelasnya.
“Namun, kita tidak pernah prediksi peristiwa yang terjadi. Namun, kita harus tetap siap. Itulah sebabnya, kita semua bisa berperan. Pertemuan ini membuat kita lebih siap lagi menghadapi PON, walaupun masih kurangnya nakes. Untuk Kota Jayapura, kami butuh 300 – 400 nakes, namun dengan yang ada, kita harap, rumah sakit tetap back-up kita,” tambahnya.
Dengan adanya 16 venue pertandingan di Kota Jayapura, di mana nantinya setiap venue disiapkan 2 tim. Kemudian disiapkan juga di akomodasi, seperti hotel dan penginapan lainnya. “Jadi, kalau saya hanya bagi untuk tenaga puskesmas saja, kasihan mereka. Apalagi mereka juga memberikan penanganan Covid 19,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *