Mulai 1 September, Harga Rapid Tes Antigen Di Wamena 109.000

Kepala Dinas Kesehatan Dr. Willy Mambieuw, Sp, B. (Denny/cepos)

WAMENA – Direktur Pelayanan medis Kementrian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan surat Keputusan (SK) yang menjadi aturan terbaru tengah tarif tertinggi biaya pemeriksaan Swab Antigen 1 september kemarin dimana untuk wilayah Jawa Bali Rp.99000 sedangkan diluar itu termasuk wamena Rp 109.000 yang merupakan terus Maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten jayawijaya Dr. Willy Mambieuw, Sp, B menyatakan usai pihaknya menerima surat dari direktur pelayanan medis kementrian kesehatan dengan nomor surat HK0202/1/3065/2021 maka untuk saat ini harga pelayanan swab tes antigen yang semula Rp 250.000 kini tidak berlaku lagi dan menjadi Rp 109.000.

“Rp 10.9000 ini merupakan tarif maksimal dalam pemeriksaan Swab Antigen pada seluruh klinik yang ada di Jayawijaya dan tidak ada lagi di atasnya dan ini sudah mulai diberlakukan 1 september kemarin sehingga untuk pemeriksaan Swab Antigen di Klinik -klinik harus menggunakan harga ini,”ungkapnya Selasa (7/9) kepada ceposonline via selulernya.

Dengan berlakunya aturan yang terbaru ini , berarti surat edaran yang lama dengan nomor surat HK/0202/1/4611/ 20/2020 itu sudah tidak berlaku lagi, sehingga yang dipakai sekarang harga tertinggi yang direkomendasikan dari kementrian kesehatan lewat Dirjen pelayanan kesehatan itu Rp 10.9000 dan tak bisa diatas itu.

“Harga Rp. 10.9000 itu sudah HET diluar Jawa dan bali, yang mempunyai harga Rp 99.000, artinya dengan aturan yang baru ini maka dengan sendirinya aturan yang lama tidak terpakai,”kata Dokter Specialis Bedah RSUD Wamena.

Ia juga menyatakan, harga ini sama dengan yang ada di Jayapura artinya ini sudah diatur dari pemerintah pusat, kalau ada yang ingin menaikan harga swab tes antigen dasar apa yang harus digunakan untuk menaikan harga, sementara aturannya sudah dikeluarkan.

“Mungkin mulai sekarang klinik -klinik di Jayawijaya sudah harus menggunakan harga Rp. 10.9000 untuk pelayanan swab antigen bagi warga yang memiliki kepentingan pribadi, atau permintaan sendiri,”tuturnya. (Jo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *