Jelang PON XX, BBPOM Awasi Kios dan Toko di Sekitar Venue

Kepala BB POM Jayapura, Mojaza Sirait S. Si. Apt dalam konferensi pers Senin (6/9) kemarin. (Ayu/cepos )

JAYAPURA – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura menyatakan kesiapannya dalam mengawaasi produksi dan distribusi makanan selama PON XX hingga berakhirnya PEPARNAS.
Kepala BB POM Jayapura, Mojaza Sirait S. Si. Apt mengatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi bagian dari kontribusi mereka sebagai instansi yang ditugaskan melakukan pengawasan obat-obatan dan makanan di Papua.
“Saat ini kami juga sudah 2 minggu intens melakukan pengawasan distribusi dan produksi di sekitar venue, jadi kita venue-venue pertandingan di Jayapura dan di Sentani, kita periksa lagi kios dan toko distributor untuk menyampaikan ke mereka agar memastikan produknya yang di distribusikan jangan kadaluwarsa dan jangan rusak,”ujarnya kepada wartawan Senin (6/9) kemarin.
Pihaknya juga telah melakukan stikerisasi yang menunjukkan bahwa kios, toko atau sarana tersebut telah dalam binaan. Hal ini dilakukan untuk membangun kesadaran bersama dengan pelaku usaha untuk meminimalisir adanya keluhan dari tamu-tamu yang hadir dalam event besar tersebut. “Termasuk juga dalam PON, Kita juga intens melakukan pendampingan pelaku usaha. Sebenarnya kami berharap ada beberapa produk lokal yang sekiranya memungkinkan mendapatkan izin edar, menjadi oleh-oleh khas Papua, maka kami siap membantu.” Imbuhnya.
Saat ini pihaknya telah menerbitkan izin edar produk AMDK seperti Robongholo dan Nanwani sebagai minuman resmi untuk PON. Ia juga akan melakukan pengawasan intens lanjutan termasuk dengan food security di lapangan untuk tamu VIP dan para atlit. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga nama baik Papua sebagai tuan rumah PON XX tahun 2021. (cr-265/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *