Takuya Bisa Main, Motta Masih Diragukan

Takuya Matsunaga (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Jelang pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022, Persipura Jayapura mendapatkan kabar baik, gelandang andalan Takuya Matsunaga perlahan mulai pulih dari cedera. Pemain asal Jepang itu sudah terlihat dalam sesi latihan pasukan Mutiara Hitam di Bogor, Jawa Barat, Sabtu lalu.

Sebelumnya, Takuya mengalami cedera di Batu Malang, saat sedang melakukan pemusatan latihan jelang kompetisi musim ini. Alhasil, Takuya belum bisa merumput saat Persipura dibekuk oleh Persita Tangerang dengan skor 2-1 pada laga perdana. Dalam laga tersebut, selain Takuya, Persipura juga tidak diperkuat legiun asing lainnya, Henrique Marcelino Motta yang juga dibekap cedera.

“Takuya sementara dalam fase terakhir pemulihan, saya percaya bahwa dalam beberapa hari ia akan pulih sepenuhnya dari cedera lutut,” ungkap pelatih fisik Persipura, Breno Araujo Rocha kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (5/9).

Sementara untuk Marcelino Motta, pelatih asal Brasil itu mengaku jika palang pintunya itu masih butuh waktu dalam proses pemulihan. Ia menyebutkan jika Motta masih melakukan latihan terpisah dan terus dalam pemantauan tim medis secara intensif.

“Kemudian soal proses cedera Marcelino Motta, dia masih belum pulih dari cedera adduktor,” ujar Breno.

Menyoal Takuya yang mulai ikut dalam latihan tim, Breno juga belum bisa menjamin gelandang serangnya itu bisa menjadi startet pada pekan kedua saat bersua dengan Persela Lamongan pada 10 September mendatang. Tapi Breno mengaku akan terus berupaya untuk mempercepat proses pemulihan pemainnya, termasuk Takuya yang mulai menunjukan perkembangan yang sangat baik.

Tapi Breno menuturkan, mereka juga tidak akan memaksakan pemainnya untuk bermain bila belum pada performa terbaik. Apalagi menurutnya kompetisi baru saja dimulai, sehingga mereka tidak ingin kehilangan pemain dalam waktu yang cukup lama.

“Saya masih belum bisa memberikan jawaban untuk itu, yang bisa saya katakan adalah bahwa kami akan melakukan segalanya dan bekerja keras sehingga semua pemain dapat sepenuhnya memainkan pertandingan dalam bentuk fisik, teknis, dan taktis terbaik mereka,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *