Jangan Lagi Jual Tanah Adat

Mathius Awoitauw (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, MSi meminta kepada seluruh masyarakat adat di Kabupaten Jayapura agar tidak menjual tanah kepada pihak manapun, selain untuk kepentingan pemerintah.  Peringatan itu lebih khusus disampaikan bagi masyarakat adat yang ada di sekitar pesisir Danau Sentani.  Karena menurut Bupati Jayapura dua periode itu,  tanah milik masyarakat adat yang ada di sekitar pesisir Danau Sentani itu mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi.

“Kawasan ini tidak boleh dijual, masyarakat bisa memiliki sertifikat dan  kita akan membantu pengurusan sertifikat dan lainnya. Supaya ini benar-benar dikuasai oleh masyarakat adat setempat, tidak boleh pindah tangan, ” kata Mathius Awoitauw, Jumat (3/9).

Dia mengatakan, daerah pesisir Danau Sentani ini lokasinya strategis karena ada dalam kota. Sehingga ini berpotensi menarik perhatian banyak orang. Oleh karena itu, pemanfataan lokasi tersebut tidak harus dengan dijual. Selain itu, lokasi itu berpotensi mendatangkan potensi pariwisata.

“Sektor pariwisata ini bisa dikembangkan oleh masyarakat dan bisnis lain di sini,” ungkapnya.

Lanjut dia, saat ini di pesisir Danau Sentani sudah dibangun jalan alternatif oleh pemerintah. Ini akan memberikan dampak dan pengaruh positif bagi perkembangan ke depan.

Daerah yang ada di pinggir Danau Sentani ini harus dikuasai oleh masyarakat adat.  Masyarakat jangan lagi menjual kawasan strategis tersebut supaya tidak seperti kejadian yang ada di kota saat ini, di mana masyarakat asli tinggal di daerah pinggiran, sementara daerah perkotaan dikuasai oleh para pemilik modal.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *