16 Hari Menuju Pertandingan, Atlet Diminta Jaga Diri

Kenius Kogoya. (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pesta olahraga nasional Indonesia atau pelaksanaan PON XX 2021 Papua tinggal menyisakan dua pekan lagi. Cabang olahraga Softball Putra akan mengawali seluruh pertandingan PON XX 2021. Softball Putra rencananya mulai dipertandingkan pada 22 September di Stadion Baseball dan Softball Uncen.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya berharap seluruh atlet dari 37 cabang olahraga yang sedang disiapkan agar bisa menjaga diri dengan sisa waktu menuju pertandingan. Menurutnya, dua pekan kedepan merupakan waktu yang sangat krusial bagi mereka dalam mempersiapan diri.

Menurut Kenius, dengan sisa waktu ini, atlet harus bisa menjaga diri dengan baik-baik. Pasalnya, banyak hal yang memungkinan para atletnya tidak bisa tampil pada event olahraga nasional tersebut. Seperti cedera, terkontaminasi Covid-19 dan gangguan kesehatan. Sebab itu, Kenius berharap para atlet benar-benar bisa menjaga diri dengan baik.

Kenius tak ingin atlet yang sudah melakukan pemusatan latihan bertahun-tahun justru tidak bisa tampil akibat kecerobohan selama masa tenang. Apalagi KONI Papua, sambung Kenius, memiliki ambisi besar untuk meraih prestasi terbaik pada ajang PON.

“Saya pikir semua atlet kita dalam keadaan sehat untuk bertanding. Jadi harapannya masing-masing atlet berdoa dan jaga diri baik-baik jelang pertandingan PON, jangan suka begadang, istirahat baik-baik, sisa waktu yang ada ini fokus untuk persiapan akhir menuju pertandingan,” ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos, Minggu (5/9).

Selain itu, Kenius menuturkan bahwa beberapa cabang olahraga mereka telah pulangkan ke Papua, bahkan beberapa diantaranya telah dikirim ke masing-masing kluster untuk beradaptasi dengan cuaca dan venue yang akan digunakan saat pertandingan.

“Atlet kita yang sudah menjalankan try out di luar Papua sebagian besar kita sudah tarik, bahkan beberapa sudah masuk di cluster, seperti Biliar, Futsal, Handball, Judo, Panjat Tebing sudah masuk di Timika, kemudian di Merauke Bermotor dan menyusul Sepakbola Putri,” ujar Kenius.

Sementara beberapa cabang olahraga lainnya, kata Kenius, KONI juga akan memfasilitasi mereka agar segera kembali ke Papua dan melakukan persiapan akhir di masing-masing venue.

“Mereka yang masih ada di luar kami akan fasilitasi agar mereka semua bisa kembali ke Papua, seperti Catur, Hockey, dan beberapa Cabor lain nya. Begitu juga dengan Rugby, tapi karena lapangannya belum selesai dan mereka masih TC di luar sampai lapangannya selesai dan mereka saat ini masih TC,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *