Selama Pandemi Tanaman Hias ‘Laris Manis’

Pemilik  Usaha Tajung Bunga Barokah di Jalan Pasar Baru Youtefa sedang merawat tanaman hias yang dijualnya, Jumat (3/9). (ayu/CEPOS)

JAYAPURA – Penjualan tanaman hias di masa pandemi mengalami peningkatan. Selain menyenangkan, merawat dan mengoleksi tanaman hias juga dipercaya mengurangi stress dan meningkatkan imunitas tubuh.

Pedagang bunga dan tanaman hias di Jalan Pasar Baru Youtefa mengalami lonjakan permintaan di masa pandemi. “Mungkin karena banyak yang memiliki waktu luang di rumah akibat pandemi. Mereka jadi suka memelihara tanaman hias dan bunga. Untuk para pekerja waktu di perkantoran juga dibatasi, banyak yang Work From Home (WFH),”ungkap Muhammad Rico, salah satu pedagang bunga dan tanaman hias, Jumat (3/9).

Jika dibandingkan antara pandemi tahun ini dengan tahun lalu, omzet lebih besar di tahun lalu. Walaupun di tahun lalu harga bunga dan tanaman hias sempat meningkat akibat banyaknya pembibit di Jawa yang kehabisan stok, tetap tidak menurunkan minat masyarakat untuk membeli bunga.

“Tahun kemarin harga sempat naik, tapi penjualan malah meningkat. Sedangkan untuk tahun ini penjualan meningkat di awal tahun 2021, namun untuk saat ini sudah kembali stabil.” ujarya.

Hal serupa juga dikatakan Eko, pemilik Tanjung Bunga Barokah. Menurutnya saat ini penjualan mulai stabil. “Sebelumnya di tahun lalu penjualan bunga dan tanaman hias meningkat kendati harga lebih tinggi. Namun untuk saat ini harga mulai stabil,” ungkapnya seraya memotong beberapa daun yang telah kering.

Saat ini jenis tanaman hias yang paling digemari masyarakat adalah aglonema, kaladea, begonia, dan kladinium.

Menurutnya,  tanaman jenis ini sangat mudah perawatannya dan bisa ditempatkan di dalam rumah. Selain itu tanaman yang berbunga seperti mawar dan krisan juga menjadi favorit. Harga tanaman hias sangat bervariasi, mulai dari Rp. 50 ribu hingga Rp. 2 juta . Selain tanaman, tanah dan  pupuk untuk perawatan juga sangat cepat penjualannya. (cr-265/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *