Novia Merantau ke Papua Demi Wujudkan Impian

Novia Mawarni Ayu Ningsih saat melakukan latihan di Stadion Mahacandra Uncen, Jumat (3/9). (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XVI Papua 2021 akan memberikan kesempatan kepada atlet-atlet baru untuk unjuk gigi. Pasalnya, atlet berlabel elite atau Pelatnas hanya diperbolehkan turun pada satu nomor saja.

Salah satu atlet yang akan menjalani debutnya di ajang Peparnas ialah, Novia Mawarni Ayu Ningsih yang akan memperkuat kontingen NPC Papua pada ajang event olahraga nasional empat tahunan tersebut.

Di ajang Peparnas XVI Papua, Novia begitu ia disapa akan turun di tiga nomor Lari Kursi Roda 100 meter, 200 meter dan 400 meter. Meski sebagai pendatang baru, tapi wanita kelahiran Bontang itu optimis bisa menyumbangkan medali emas bagi tanah Papua.

“Soal target saya di Peparnas XVI Papua, saya akan berusaha untuk memberikan 2 medali emas di nomor 100 meter dan 200 meter,” ungkap Novita kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Mahacandra Uncen, Jumat (3/9).

Sejatinya, Novia merupakan atlet asal Kalimantan Timur yang memilih untuk berlabuh bersama kontingen Papua pada hajatan Peparnas kali ini. Menurutnya, momentum Papua selaku tuan rumah menjadi kesempatan untuk mengawali karir profesionalnya.

Tak hanya sekedar bergabung, tapi Novia juga berambisi untuk mencatatkan sejarah bagi dirinya dan tanah Papua. Ia juga mengutarakan isi hatinya yang bangga bisa menjadi bagian dari srikandi NPC Papua di ajang Peparnas.

“Seneng bangat bisa mewujudkan impian saya untuk menjadi atlet profesional selama ini. Selain itu karena Papua juga lebih menjanjikan untuk jenjang karir saya kedepan,” ujar Novita.

Meski namanya belum tercatat di nasional, tapi Novia mulai menunjukan kualitasnya sebagai atlet potensial usai meraih medali emas dalam beberapa kejuaran tingkat kabupaten.

Ia tercatat pernah meraih tiga medali emas pada Kejuaraan Kabupaten Bontang 2019. Saat itu ia sukses menyapu bersih tiga medali emas pada nomor 100, 200 dan 400.

Di Peparnas XVI Papua, Novia mengaku bahwa atlet asal DKI Jakarta, Mariana akan menjadi calon lawan nantinya. Tapi ia tetap optimis dengan latihan intens yang mereka lakukan selama ini bisa meraih medali emas. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *